Petani Diminta Tingkatkan Kualitas

Sanggau

Editor Kiwi Dibaca : 641

Petani Diminta Tingkatkan Kualitas
Ilustrasi
SANGGAU, SP – Pemkab Sanggau melalui Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan didorong untuk meningkatkan kualitas petani Sanggau agar mampu bersaing menghadapi ekspor beras ke Malaysia, yang dijadwalkan akan dilaunching Presiden, Joko Widodo pada 21 Oktober 2017.

  “Persiapan petani Sanggau menghadapi ekspor beras harus menjadi perhatian. Untuk bisa bersaing dengan daerah lainnya di Indonesia, kualitas petani harus ditingkatkan,” kata anggota DPRD Sanggau, Bambang Joko Winayu, Minggu (15/10).  

Ekspor beras itu, kata legislator Partai Nasdem ini, adalah antara Indonesia dan Malaysia. Hanya saja ekspornya lewat Kabupaten Sanggau, yakni melalui PLBN Entikong. Artinya, daerah lainnya di Indonesia juga punya peluang yang sama untuk ikut andil dalam ekspor tersebut.   Apalagi, lanjut Bambang, permintaan pihak Malaysia adalah beras premium yang patahannya lima persen.

  “Kalau bicara ekspor, pasti bicara kualitas. Nah ketika bicara kualitas, tentu tidak bisa biasa-biasa saja. Harus dibarengi dengan penerapan teknologi dan ilmu pengetahuan pertanian yang baik. Ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah,” ujarnya.  

Menurut politisi daerah pemilihan Sekayam - Kembayan - Beduai - Noyan - Entikong ini, rugi ketika kesempatan ekspor ini tidak dimanfaatkan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan petani Sanggau. Jadi, SDM petani harus ditingkatkan untuk bisa menghasilkan beras yang sesuai dengan permintaan Malaysia.
  Pemerintah, sambung dia, ingin menjadikan daerah perbatasan sebagai basis ekspor pangan ke negara tetangga.  

“Pemerintah sudah melirik daerah perbatasan menjadi sentra produksi pangan. Peluang ini harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Karena selama ini daerah perbatasan terkesan hanya menjadi pasar bagi bahan pangan impor dari Malaysia,” kata Bambang.   Ia juga meminta agar petani lebih bersemangat dalam mengelola lahan pertaniannya.  

“Menjadi petani juga bisa sukses jika pekerjaan itu ditekuni dan diseriusi. Untuk itu, saya minta petani Sanggau semakin bersemangat,” ucap Bambang.  

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Sanggau sudah bersiap menyambut ekspor beras ke Malaysia yang akan dilaunching Presiden, Joko Widodo pada 21 Oktober 2017. Selain berupaya meningkatkan produksi padi, tiga mesin penggiling padi modern pun mulai ditempatkan di kabupaten itu. (jul/bah)