Dana Kampanye Maksimal Rp6 Miliar

Sanggau

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 271

Dana Kampanye Maksimal Rp6 Miliar
PILKADA DAMAI - Sejumlah aktivis turun ke jalan menyuarakan ajakan mewujudkan Pilkada damai. Salah satu caranya yakni tidak memanfaatkan isu SARA dalam politik. (Ist)

Sumbangan Perorangan Dibatasi Rp75 Juta


Ketua KPU Kabupaten Sanggau, Sekundus Ritih 
"Sudah disepakati kedua tim paslon diangka maksimal Rp6 miliar. Sudah kita SK-kan. Untuk sumbangan perseorangan dibatasi paling besar Rp75 juta sesuai PKPU (Peraturan KPU)."

SANGGAU, SP – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sanggau menetapkan dana kampanye setiap pasangan calon (paslon) peserta Pilkada Sanggau tidak boleh melebihi Rp6 miliar. Besaran angka maksimal ini merupakan kesepakatan kedua tim kampanye paslon.

“Sudah disepakati kedua tim paslon diangka maksimal Rp6 miliar. Sudah kita SK-kan. Untuk sumbangan perseorangan dibatasi paling besar Rp75 juta sesuai PKPU (Peraturan KPU),” kata Ketua KPU Kabupaten Sanggau, Sekundus Ritih, Selasa (20/1).

Sesuai PKPU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Dana Kampanye, ada lima item yang wajib dilaporkan ke KPU. Lima item itu yakni rapat umum, pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka / dialogis, pembuatan bahan kampanye dan jasa manajemen / konsultasi.

Untuk pengawasan dan pengeluaran dana kampanye menjadi ranah Panwaslu. Sedangkan audit penerimaan dan pengeluaran dana kampanye, KPU akan menunjuk akuntan publik untuk mengauditnya.

Dari hasil audit, jika dana yang dimiliki pasangan calon lebih dari jumlah maksimal yang ditetapkan. Ada sanksi tegas menanti, yakni pasangan calon bisa dicabut kepesertaannya di Pilkada Sanggau 2018. 

“Sanksi bisa sampai pembatalan pasangan calon kalau melebihi dari yang sudah disepakati,” tegas Sekundus.

Disinggung hasil Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih, ia mengatakan sudah mencapai 63,22 persen. 

“Laporan per 8 Februari 2018 sudah 63,22 persen atau 216.511 dari 342.515 hasil sinkronisasi di Sidalih (Sistem informasi data pemilih). Yang lainnya sedang dalam proses input data,” terang Sekundus.

Sesuai jadwal KPU, penyusunan daftar pemilih hasil pemutakhiran sudah dimulai dari tanggal 19 Februari hingga 4 Maret 2018. Kemudian, rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran tingkat desa/kelurahan dan penyampaiannya beserta daftar pemilih hasil pemuktahiran ke PPK dilaksanakan 5-7 Maret 2018.

Setelah itu, dilakukan rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran tingkat kecamatan dan penyampaiannya kepada KPU Kabupaten Sanggau pada 8-9 Maret 2018. Sedangkan rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran tingkat kabupaten untuk ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Sementara (DPS) dilaksanakan pada 10-11 Maret 2018.

Patuhi Larangan Kampanye


Ketua Panwaslu Kabupaten Sanggau, Inosensius mengingatkan pasangan calon (paslon) dan tim kampanyenya untuk mematuhi larangan berkampanye yang termuat dalam PKPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kampanye Pilkada.

“Kami mengajak dalam berkampanye menggunakan cara-cara yang elegan, bermartabat. Patuhi setiap larangan kampanye,” tegasnya.

Pihaknya, kata Ino, sapaan akrab Inosensius, sangat menginginkan setiap tahapan berjalan aman dan damai. 

“Masa kampanye sudah dimulai. Mari kita terus jaga situasi aman dan kondusif, dibantu pemerintah sebagai fasilitator, pihak kepolisian yang didukung TNI,” ujarnya.

Untuk diketahui, beberapa larangan kampanye seperti menghina seseorang, agama, suku, ras, golongan, pasangan calon, melakukan kampanye berupa menghasut, memfitnah, mengadu domba parpol, perseorangan dan/atau kelompok masyarakat.

Kemudian, dilarang menggunakan kekerasan, ancaman kekerasan atau menganjurkan penggunaan kekerasan kepada perseorangan, kelompok masyarakat dan/atau parpol, mengganggu keamanan, ketenteraman dan ketertiban umum. 

Selanjutnya, dilarang merusak dan/atau menghilangkan alat peraga kampanye, menggunakan fasilitas dan anggaran pemerintah dan pemerintah daerah, melakukan kegiatan kampanye di luar jadwal yang telah ditetapkan KPU serta menggunakan tempat ibadah dan tempat pendidikan. (jul/bah)

Komentar