Kapolda Resmikan Mapolres Sanggau (bagian 1)

Sanggau

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 217

Kapolda Resmikan Mapolres Sanggau (bagian 1)
TANDATANGANI PRASASTI - Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono didampingi anggota Komisi III DPR RI, Erma Suryani Ranik dan Kapolres Sanggau, AKBP Rachmat Kurniawan saat menandatangani prasasti peresmian 18 bangunan Polri di jajaran Polda Kalbar. (SP/Ratn

Didi Minta Hubungan Polisi dan Masyarakat Harmonis


Sebanyak 18 bangunan negara di jajaran Polda Kalbar diresmikan secara serentak, Rabu (28/2).  Peresmian yang dipusatkan di Mapolres Sanggau itu langsung dilakukan Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono.

SP - Adapun bangunan yang diresmikan itu yakni Gedung dan Fasum tipe 1500 Polres Sanggau, Gedung dan fasum tipe 170 Polsek Batang Tarang, Gedung dan Fasum Polres Kayong Utara, Gedung dan Fasum Rumdin Jabatan Kapolres Kayong Utara, Gedung dan Fasum Rumdin Wakapolres Kayong Utara, Gedung dan Fasum Rumdin Jabatan Kapolsek Pulau Maya Karimata.

Kemudian, Gedung dan Fasum tipe 54 Rumdin Jabatan Kapolsek Simpang Hulu, Gedung dan Fasum tipe 54 Rumdin Jabatan Kapolsek Simpang Dua, Gedung dan Fasum Rumdin Bintara tipe 36 sebanyak enam unit Polres Ketapang, Gedung dan Fasum Kompartemen Dokpol Rumkit Polda Kalbar dan Dermaga Ditpolair Polda Kalbar.

Selain itu, Gedung dan Fasum Mako Polsubsektor Polres Sambas, Gedung dan Fasum tipe 70 Rumdin Kapolres Singkawang, Gedung dan Fasum tipe 130 Rumdin Wakapolres Mempawah, Gedung dan Fasum tipe 70 Rumdin Kabagren Polres Melawi, Gedung dan Fasum tipe 54 dua unit Rumdin Perwira Polres Melawi, Gedung dan Fasum tipe 38 tujuh unit Rumdin BA Polres Landak serta Gedung dan Fasum Polsek Sekadau Hulu, Polres Sekadau.

Kapolda Kalbar mengatakan, Polri khususnya di jajaran Polda Kalbar sebagai institusi yang berakuntabilitas publik terhadap masyarakat, diberikan kepercayaan dan diberikan anggaran yang berasal dari DIPA Polri dan cenderung meningkat setiap tahun. 

“Dari Rp797 miliar pada tahun 2014 menjadi Rp1 triliun lebih pada tahun 2017. Dan meningkat lagi, nambah lagi Rp96 miliar menjadi Rp1,174 triliun pada tahun 2018. Untuk anggaran 2018 didominasi belanja pegawai sebesar 63 persen, belanja barang 31 persen dan sisanya untuk belanja modal,” ujar jenderal bintang dua itu seraya menyamaikan ucapan terima kasih kepada anggota Komisi III DPR RI, Erma Suryani Ranik yang intens terhadap kepentingan-kepentingan Kalbar, khususnya Polda Kalbar.

Sedangkan untuk belanja modal tahun 2017, dibeberkan Kapolda, sebesar Rp49,8 miliar yang direalisasikan untuk 18 bangunan di jajaran Polda Kalbar. Selain bersumber dari belanja modal tahun 2017, ada bangunan yang bersumber dari hibah Pemkab Sekadau berupa pembangunan kantor Polsek Sekadau Hulu dengan nilai kontrak sebesar Rp866 juta lebih serta penataan halaman Polsek Sekadau Hulu dengan nilai kontrak Rp198 juta lebih. 

“Alhamdullilah, bangunan negara di jajaran Polda Kalbar ini bisa kita resmikan bersama siang ini (kemarin, red). Fasilitas negara tersebut dibangun untuk mendukung dan memudahkan operasionalisasi Polri dalam melayani masyarakat dan menegakkan hukum,” tegas Didi. 

Sebagai bangunan yang dibiayai uang negara, uang rakyat, Didi mengajak secara bersama-sama merawat dan memanfaatkan seluruh bangunan negara ini. 

“Mari sama-sama kita hiasi dengan hubungan yang harmonis, kerja sama yang erat serta sinergi yang kuat antara polisi, masyarakat serta instansi lain demi membangun, khususnya di Kabupaten Sanggau ini,” pesan Didi.

Kapolda menambahkan, jumlah fasilitas, sarana dan prasarana bangunan negara di jajaran Polda Kalbar sampai tahun 2017 sebanyak 3208 unit. Terdiri dari kantor, rumah dinas, serta bangunan pendukung yang diperkuat dan dilengkapi dengan kendaraan bermotor dinas berbagai jenis dan type. “4616 unit sepeda motor dan mobil serta 9800 pucuk senjata api dengan berbagai jenis,” katanya.

Pada kesempatan itu, Kapolda juga menyoroti wilayah hukum Polres Sanggau yang berbatasan langsung dengan Malaysia serta wilayah yang kaya akan berbagai potensi sumber daya alam, emas, bauksit, pasir. Potensi ini tentunya bisa mengandung kerawanan gangguan kamtibmas apabila tidak dikelola dengan baik.

“Situasi Kabupaten Sanggau serta dinamika masyarakat dewasa ini memerlukan kehadiran polisi yang enerjik, tanggap, proaktif, humanis dan peduli. Namun tetap memperhatikan profesionalisme, proporsonal dan prosedural dalam melaksanakan tugas,” ujar Didi.

Sementara itu, Kapolres Sanggau, AKBP Rachmat Kurniawan mengatakan, Polres Sanggau merupakan satu Polres dari lima Polres perbatasan di Polda Kalbar dengan jumlah personel 646 yang mencakup 15 Polsek dan dua diantaranya Polsek perbatasan yakni Entikong dan Sekayam. 

“Kami berbahagia mendapatkan perhatian dari negara untuk menempati kantor yang baru ini. Semoga dengan kantor baru ini, kami dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sanggau. Kami ucapkan terima kasih khususnya kepada Komisi III DPR yang telah menyetujui pembangunan Mapolres baru ini sehingga dapat diresmikan pada hari ini (kemarin, red),” ucapnya.

Luas bangunan Polres Sanggau ini, kata Rachmat, 2724 meter persegi dengan tampilan fisik dua lantai dan satu basement yang dikerjakan PT. Bina Karya Sejahtera dalam kurun waktu 200 hari kalender.

Tahun 2017, Polres Sanggau juga mendapat pembangunan Mapolsek Batang Tarang yang menelan anggaran sebesar Rp973.730.000, dengan luas areal pembangunan 170 meter persegi dan dikerjakan CV Andalan dalam kurun waktu 150 hari kalender.

“Hari ini (kemarin, red) sejumlah bagian sudah berangsur-angsur pindah dari Mapolres sementara di Pasar Rawa Mangun ke Mapolres baru.  Dan kami juga sudah mempersiapkan beberapa aplikasi dan inovasi dalam bentuk program unggulan Polres Sanggau dengan moto 4S (Speed, Smart, Solid, Strong),” tutup Kapolres Sanggau. 

Hadir dalam peresmian itu, anggota Komisi III DPR RI, Erma Suryani Ranik, Ketua DPRD Sanggau, Jumadi, Bupati Sekadau, Rupinus, pejabat utama Polda Kalbar, Kapolres Jajaran Polda Kalbar, unsur forkompimda, pimpinan BUMN/BUMD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat serta tamu undangan lainnya.

Harus Gagah Tegakkan Hukum


Anggota Komisi III DPR RI, Erma Suryani Ranik mengingatkan jajaran Polres, khususnya Polres Sanggau untuk gagah dalam penegakkan hukum.

“Sebagai sebuah Polres yang sangat gagah dan berdiri di jalan utama, saya ingin kegagahan Polres Sanggau ini juga seiring dengan kegagahan dalam melakukan pemberantasan persoalan-persoalan pelanggaran hukum. Jangan sampai kantor Polresnya sudah gagah, polisinya tidak gagah dalam melakukan penegakan hukum. Ini kita tidak mau,” tegasnya di Mapolres Sanggau.

Politisi Senayan dapil Kalbar ini juga mengingatkan Polres Sanggau yang berhadapan langsung dengan wilayah perbatasan.  Artinya, tantangannya jauh lebih besar dibanding Polres-Polres lain dan dibutuhkan kerjasama yang kuat dengan teman-teman dari Pemda, legislatif dan masyarakat. “Saya ingin ini juga terjadi bukan hanya di Polres Sanggau, tetapi juga di Polres yang lain,” harap Erma.

Pada kesempatan itu, politisi Partai Demokrat itu juga ingin mewujudkan pembangunan Mapolres Kubu Raya. “Saya masih berhutang satu lagi, yakni bangunan Polres Kubu Raya. Mudah-mudahan kita bisa bersama-sama mengawal ini, sehingga pada saat berakhirnya periode pertama saya, seluruh Polres yang ada di Kalbar bisa mendapat bangunan yang representatif,” pungkas Erma. (jul/bah)