Puluhan TKA PT BBJ di Sekayam Dipulangkan

Sanggau

Editor K Balasa Dibaca : 514

Puluhan TKA PT BBJ di Sekayam Dipulangkan
Pendataan Tenaga Kerja Asing (TKA) PT BBJ. (SP/Julianus)
SANGGAU, SP - Imigrasi Klas II Entikong bersama Tim Satgas Tenaga Kerja Asing (TKA) Provinsi Kalbar, Kanwil Divisi Imigrasi Kalbar melaksanakan sidak ke perusahaan tambang PT Bintang Barito Jaya (BBJ) di perbatasan, tepatnya di Desa Sungai Tekam dan Malenggang, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kamis (24/5).

Sidak terhadap 30 orang TKA itu dipimpin langsung Kepala Imigrasi Klas II Entikong, Herry Prihatin. Dalam sidak yang berlangsung hingga sore hari itu,  satu per satu TKA diwawancara Tim Satgas TKA untuk menanyakan keahlian dan jabatannya di PT BBJ. 

Anggota Tim Satgas TKA Provinsi Kalbar yang ikut Sidak, Giri Pratiknyo menjelaskan, kesimpulan dari hasil pendataan terhadap TKA di PT BBJ, dokumen yang dimiliki lengkap hanya saja tidak sesuai dengan fakta yang dikerjakan. 

“Ketidaksesuaian antara jabatan dengan pelaksanaanya. Mereka itu sebutannya pekerja kasar,” katanya, Kamis (24/5).

Karena itu lanjut Giri, TKA tersebut segera dikeluarkan dari lokasi kerja di PT BBJ.

“Dalam satu atau dua hari harus keluar, kita sudah ingatkan dengan manajemenya. Kita juga akan gunakan kirim surat resmi,” ujarnya. 

Untuk memastikan para TKA tersebut keluar dari lokasi PT BBJ, sambung dia. pihaknya akan kembali lagi ke perusahaan. 

“Nanti kita akan turun lagi sekalian membawa surat tadi,” tegasnya. 

Sementara itu, menurut Kepala Imigrasi Kelas II Entikong, Herry Prihatin, TKA di PT BBJ mengantongi dokumen lengkap, akan tetapi berdasarkan keterangan dari Satgas TKA Provinsi Kalbar, jabatan mereka tidak sesuai. 

“Tapi dokumen lengkap, seperti izin tinggal Imigrasi, izin kerja juga lengkap. Tadi sudah ditemukan jabatanya tidak sesuai,” jelasnya. 

Herry menambahkan,  kesimpulan dari Satgas TKA memberikan waktu beberapa hari untuk diperbaiki administrasinya.

“Ada kesepakatan, berhubung tidak ada penginapan terdekat maka dikasi waktu beberapa hari untuk diperbaiki administrasinya lagi, mereka (TKA) itu tak boleh kerja di situ lagi sebelum direvisi,” tutupnya. (jul)