Aling, Pasien BPJS Kesehatan Gagal Diantar dengan Ambulans

Sekadau

Editor Soetana hasby Dibaca : 943

Aling, Pasien BPJS Kesehatan Gagal Diantar dengan Ambulans
Ilustrasi
SEKADAU, SP – Aling, warga Desa Selalong, Kecamatan Sekadau Hilir, kesal dengan pelayanan di Puskesmas Selalong. Pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan itu tak dapat menikmati pelayanan ambulans Puskesmas Selalong untuk mengantarnya ke RSUD Sekadau.

Kepada wartawan, Rabu (11/1), Aling menuturkan pengalaman pahitnya tersebut.

“Tanggal 28 Desember 2016 lalu, saya digigit Lipan di  tangan sebelah kiri, sekira pukul 10 malam saya ke Puskesmas Selalong,” ungkap Aling.

Di Puskesmas, korban mengaku mendapatkan pertolongan medis pertama. Lantas disarankan untuk dirujuk ke RSUD Sekadau. Aling menyatakan keinginannya untuk dirujuk ke RSUD Sekadau dengan menggunakan fasilitas ambulans Puskesmas.

Hanya saja, Aling melanjutkan, petugas Puskesmas Selalong mengenakan biaya Rp 100 ribu untuk penggunaan ambulans, karena BPJS Kesehatan tidak menanggulangi biaya ambulans. 

“Saya kan mengunakan BPJS dan tidak bawa uang sepeser pun. Akhirnya saya merasakan dibiarkan saja. Maksud saya dan keluarga, antar dulu bayar nyusul. Tidak direspon petugas Puskesmas saat itu,” kata dia.

Meski gagal menggunakan ambulans Puskesmas, Aling akhirnya berhasil dirujuk ke RSUD Sekadau untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“Untung ada keluarga yang ada mobil pribadi, bisa cepat antar saya ke Sekadau. Kalau tidak, bisa mati saya,” tutur Aling.

Kepala Puskesmas Selalong,  Frans Undun menegaskan tidak ada permintaan uang untuk ambulans. 

“Mereka (petugas piket) hanya menjelaskan tarif  jasa ambulans dari Selalong ke RSUD Sekadau. Karena kata mereka, pasien datang jam 2 malam, sudah dilakukan penanganan. Pasien datang di luar jam layanan BPJS dan harus dirujuk untuk mendapatkan tindakan lebih lanjut,”  jelas Frans melalui pesan singkat (SMS). (akh)

Baca Juga:
Satgas Pamtas TNI Ungkap Modus Penyeludupan Minuman Keras 
Polres Singkawang Siap Amankan Perayaan Imlek dan CGM 2017 
Harga BBM di Pedalaman Ketapang Mencapai Rp 30 Ribu Perliter