BPBD Sampaikan Perubahan Wilayah Rawan Karhutla

Sekadau

Editor Kiwi Dibaca : 316

BPBD Sampaikan Perubahan Wilayah Rawan Karhutla
Ilustrasi
SEKADAU, SP – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sekadau, Akhmad Suyadi Kalak mengatakan terdapat 14 titik lahan gambut rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang tersebar di Kabupaten Sekadau.

Kondisi tersebut ia sampaikan saat penyampaian kondisi wilayah rawan Karhutla bersama Satgas Karhutla Kalbar, belum lama ini. Menurut Akhmad, berdasarkan data desa lahan gambut rawan Karhutla di  Sekadau semula hanya berjumlah tujuh titik karena itu ia merekemondasikan perubahan data tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Kementerian Lingkungan Hidup.

“Kita juga meminta agar water bomming tetap dilakukan di daerah desa gambut, dan kesimpulan briefing menjadi acuan water bomming di desa gambut," ujar Akhmad, Minggu (24/9).

BPBD Sekadau, dilanjutkannya, dalam kegiatan tersebut juga menyamapaikan daerah mineral dengan tingkat akurasi lebih 80 persen menjadi target untuk water bomming jika terjadi Karhutla.
"Dan dalam hal ini tentu akan terus dilakukan sosialisasi ke setiap pertemuan dan agenda-agenda khusus. Serta ke setiap kecamatan dan masyarakat desa agar paham," ungkapnya.

terkait acuan, kata dia, harus berdasarkan rilis dari BMKG dan laporan dari Satgas Karhutla di desa-desa yang masuk ke Satgas Karhutla di kabupaten.
"Hal itu bertujuan agar setiap informasi tentang titik api bisa kita ketahui dan bisa cepat kita lakukan penanganan dan pencegahan. Dalam waktu dekat, kita akan sampaikan hasil briefing ini ke setiap kecamatan,"pungkasnya. (akh/jee)

Komentar