Fraksi Hanura Kecewa Pemkab Sekadau Tolak Usulan Raperda

Sekadau

Editor Jindan Dibaca : 179

Fraksi Hanura Kecewa Pemkab Sekadau Tolak Usulan Raperda
Ilustrasi
SEKADAU, SP - Fraksi Hanura DPRD Kabupaten Sekadau, kecewa atas pandangan umum eksekutif terhadap tiga buah Raperda inisiatif DPRD Sekadau, yang disampaikan dalam rapat Paripurna, Senin (10/9) kemarin.

Sebab, kata dia, ada dua dari tiga Raperda tidak disetujui oleh pihak eksekutif, yakni Raperda tentang Jamkesda dan Raperda Kemitraan Bidan dan Bidan Kampung.

"Fraksi Hanura menilai pihak eksekutif terlalu dini menyatakan tidak sesuai dengan aturan yang lebih tinggi. Kami menganggap itu sebagai penolakan secara kasar, seolah-olah Raperda yang disusun tidak ilmiah," ujar Liri Muri, anggota fraksi Hanura kepada awak media, Selasa (11/9). 

Dengan demikian, kata Liri, dapat diartikan kedua Raperda tersebut tidak perlu dibahas lagi.

"Karena sudah dikatakan tidak sesuai dengan aturan yang lebih tinggi," ucapnya.

Namun, ia menganggap pihak eksekutif mengabaikan aspek otonomi daerah. Dimana, pihak legislatif juga memiliki wewenang dan legitimasi dalam merancang regulasi sesuai kebutuhan daerah.

"Kita berhak membuat raperda. Dan itu tidak asal susun, ada studi banding, ada kajian ilmiahnya juga. Dan hari ini ditolak begitu saja," tutur Liri.

Salah satu anggota Pansus Raperda Kemitraan Bidan dan Bidan Kampung, A David menyatakan pihaknya sudah melakukan studi banding tentang Raperda tersebut ke provinsi DKI Jakarta.

 "Di DKI Jakarta yang kota metropolitan saja ada Perdanya, mengapa di tempat kita tidak bisa," timpal David yang juga politisi Hanura itu. (akh)