Pemprov Kalbar Tidak Beri Bantuan pada Festival Imlek dan CGM 2016 Singkawang

Singkawang

Editor sutan Dibaca : 1115

Pemprov Kalbar Tidak  Beri Bantuan pada Festival Imlek dan CGM 2016 Singkawang
Wagub Kalbar Drs. Christiandy Sanjaya, SE. MM pada kesempatan menerima Kunjungan Naga key Kediaman Dinas Jalan Zainuddin nomor 5, Selasa (3/2) 2015. (kalbarprov.go.id)
SINGKAWANG, SP - Pemerintah Provinsi Kalbar dipastikan tidak memberikan bantuan pada Festival Imlek dan Cap Go Meh (CGM) 2016. "Untuk tahun ini, tidak ada bantuan dari Pemerintah Provinsi untuk Cap Go Meh di Singkawang," ujar Christiandy Sanjaya, Wakil Gubernur Kalbar saat berkunjung ke Singkawang, Jumat, (29/1).

Menurut  Christiandy, hal ini lantaran pemerintah tidak dibolehkan memberikan bantuan secara berturut-turut setiap tahun. "Tahun lalu untuk Singkawang,  jadi tahun ini giliran untuk Pontianak," katanya.

Ditambahkan,  warga asal Kota Singkawang di perantauan memiliki semangat persatuan dan kesatuan yang tinggi. Dia mencontohkan,  panitia tidak semata-mata mengharapkan bantuan dari pemerintah untuk perayaan Imlek dan Cap Go Meh, tapi juga dari para donatur. "Tahun lalu,  pemerintah paling hanya  mengganggarkan dua ratus juta. Sementara,  kebutuhan panitia menggelar iven nasional ini sebesar empat sampai lima miliar. Kekurangannya itu,  biasanya melalui sumbangan para donatur," tuturnya.

Christiandy menambahkan   iven Cap Go Meh di Kota Singkawang sudah diketahui secara Internasional. Sehingga dirinya yakin kamar hotel sudah penuh. Terkait rencana panitia mengundang Presiden Joko Widodo, Christiandy meyakini, kemungkinan besar bisa hadir.
Karena, menurut sepengetahuannya,  Jokowi saban perayaan hari-hari besar keagamaan lebih suka keluar dari Jakarta. "Karena setahu saya, waktu Idul Fitri,  dia ke Aceh, waktu Natal ke Kupang. Kemudian Imlek, apa salahnya nanti ke Singkawang," ujarnya. (jee/sut)