Ali Fauzi: Kelompok Radikal Pernah 'Mapping' Kalbar

Singkawang

Editor sutan Dibaca : 804

Ali Fauzi:  Kelompok Radikal Pernah 'Mapping' Kalbar
Ilustrasi
SINGKAWANG, SP- Kalimantan Barat ternyata merupakan wilayah yang pernah di mapping oleh kelompok radikal. Tujuan, menyebarkan ketakutan ditengah keamanan dan kemajemukan masyarakat.  

"Apalagi Kalbar cukup majemuk dan memiliki potensi konflik. Mereka (kelompok radikal) senang dengan konflik," kata Ali Fauzi, Duta Perdamaian  pada dialog bertema 'Kebudayaan Sebagai Kearifan Lokal Merupakan Energi Potensi Meredam Radikalisme dan Teroris' yang gelar di Hotel Dangau Singkawang, Kamis (24/11).

Ali Fauzi merupakan  saudara kandung Ali Imran,  mantan teroris yang sempat membuat heboh dunia dengan aksinya. 
Dia mengungkapkan, Indonesia memang salah satu target dari para kelompok radikal.

Oleh sebab itu lanjut Ali  tidak patut jika sebuah wilayah dikatakan aman. Hal ini dibuktikan di Samarinda. Kota yang dahulu digadang-gadang aman, namun belakangan juga terjadi aksi teror.  
"Semua pihak di Kalbar harus waspada terhadap aksi teroris yang sewaktu-waktu bisa terjadi," ujarnya.

Ali menilai Kalbar yang berbatasan langsung dengan Malaysia menjadi salah satu penyebab kerawanan aksi kelompok radikal. Pasalnya,  pasokan senjata dari Filipina, biasanya masuk melalui Malaysia.

"Beli senjata di sana itu seperti beli cangkul. Mudah, mereka memasukan senjata ke Indonesia dengan cara memisah-misahkan komponennya, jadi kalau diperiksa oleh polisi, hanya terlihat seperti spare part motor. Sampai di Indonesia baru di kumpulkan dan di rakit," terangnya.

Peristiwa pemboman yang terjadi belakangan ini, diakui Ali Fauzi salah satunya disebabkan peran intelijen yang lemah. Ditambah, kemampuan kelompok tersebut memiliki strategi yang hebat, tentu tidak mudah bagi intelijen untuk bisa menyusup masuk dalam kelompok.

"Pekerjaan ini memang sulit. Dan sepanjang intelijen tidak mempunyai program menyusup ke dalam kelompok tersebut, praktek pengeboman akan terus terjadi," pungkasnya. (abd /jee)