Delapan Simpang Jalan Dipasang CCTV

Singkawang

Editor Kiwi Dibaca : 523

Delapan Simpang Jalan Dipasang CCTV
Kamera Pengawas – Salah satu lampu merah yang dipasang kamera pengawas (CCTV).
SINGKAWANG, SP – Tahun ini Pemkot Singkawang memastikan akan memasang closed circuit television (CCTV) di delapan titik ruas jalan di Kota Singkawang. Pemasangan dilakukan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Singkawang dan Polres Singkawang  

“Tidak lama lagi (CCTV) segera dipasang. Dan ini dilakukan lintas dinas dan instansi,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Singkawang, Ahyadi, Minggu (15/10).  

Selain nantinya menggunakan kamera pengawasan tersebut, dijelaskan Ayhadi, pihaknya menjai penanggungjawab menyiapkan perangkat CCTV yang akan dipasang.

 "Intinya kita bertahap dulu, mengingat infrastrukturnya sudah ada. Dan dalam waktu dekat akan kita pasang dan langsung dioperasionalkan," ungkapnya.

Ruas jalan yang akan dipasang CCTV ada di Bundaran AI Sakok, simpang Ponegoro, simpang Roban, simpang Sekip Lama, simpang KB Sungai Wie, dan simpang Yos Soedarso Kuala.

Dengan pemasangan CCTV ini, selain digunakan untuk memantau aktivitas lalu lintas, juga untuk mencegah aksi kejahatan di jalan.
  "Karena nanti jika gambarnya diperbesar, tentu akan ketahuan siapa pelakunya dan kita juga bisa mengingatkan pengguna jalan jika melanggar lalu lintas dengan pengeras suara," tuturnya.  

Pemkot Singkawang akan kembali melakukan Pemasangan kamera CCTV di tahun 2018 sebanyak 10 unit. Sasaran titik pemasangan tidak hanya di ruas jalan melainkan juga tempat keramaian masyarakat.    

Sebelumnya, Kasat Lantas Polres Singkawang, AKP Priyanto mengatakan, tahun 2018 mudah-mudahan pemasangan CCTV lalu lintas bisa dilakukan.

"Kami dari Forum Lalu Lintas sudah beberapa kali melaksanakan rapat untuk mewujudkan Kamseltibcarlantas khususnya di Kota Singkawang," kata Priyanto.

Yang mana Kamseltibcarlantas itu diwujudkan dengan pemasangan CCTV di setiap persimpangan lampu merah di Kota Singkawang.

"Saya berharap di tahun 2018 akan kita wujudkan program ini," ujarnya.

Sambil menunggu program itu berjalan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi di masyarakat Singkawang.

"Sudah ada pemahaman yang kita berikan bertahap ke masyarakat agar nanti mereka bisa benar-benar mengerti," ungkapnya. (rud/jee)