Bakeuda Pasang Media Sosialisasi Pajak

Singkawang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 244

Bakeuda Pasang Media Sosialisasi Pajak
SOSIALISASI – Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Singkawang, Muslimin usai memasang media sosialisasi pajak di Café Master Piece Singkawang Grand Mall. Cara ini diharap dapat menggugah kesadaran pengusaha sadar pajak. (SP/Rudi)

Ditargetkan pada 200 Pengusaha di Singkawang


SINGKAWANG, SP - Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Singkawang memasang media sosialisasi mengenai perpajakan di sejumlah wajib pajak di Kota Singkawang.

Kepala Daerah Keuangan Singkawang, Muslimin mengatakan, dengan pemasangan ini diharapkan bisa memberi penjelasan tentang kewajiban mereka membayar pajak.

"Masih ada wajib pajak yang beralasan tidak mengerti tentang pembayaran pajak, padahal sosialisasi sudah sering kita lakukan, dengan cara ini tidak ada lagi wajib pajak yang beralasan tidak mengerti tentang pajak,” katanya, Rabu (10/1).
 
Menurutnya, pemasangan media sosialisasi mengenai perpajakan ditargetkan dipasang di 200 wajib pajak. 

"Dihari ketiga pesangan sudah ada 28 wajib pajak yang kita pasang. Insyaallah, dalam sebulan ini mencapai target 200 wajib pajak," ungkapnya.

Muslimin menambahkan, hingga 31 Desember 2017, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Singkawang dari Rp32 miliar yang ditargetkan dalam realisasinya telah melebih target yakni Rp39 miliar atau 106,96 persen.

"Dari 11 objek pajak, beberapa sektor pajak di antaranya lumayan menggembirakan," tutur Muslimin.

Untuk pajak hotel, capaian yang diraih sebesar 110 persen. Kemudian pajak restoran 115 persen, pajak hiburan 124 persen dan pajak reklame 124 persen.

"Ini menunjukkan trend kenaikan PAD yang lumayan signifikan," katanya.

Secara terpisah, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengimbau agar wajib pajak patuh membayar pajak.

"Kepada pengusaha (wajib pajak) diimbau untuk bisa patuh membayar pajak," katanya.

Hal ini diingatkannya karena pajak merupakan salah satu sumber pembiayaan untuk membangun Kota Singkawang.
 
"Untuk itu, saya harapkan adanya partisipasi dari para pengusaha untuk memberikan kontribusi dalam bentuk pajak demi pembangunan Kota Singkawang," ujarnya.

Disambut Baik Pengusaha


Pengelola Cafe Master Piece Singkawang Grand Mall, Indra menyambut baik pemasangan media sosialisasi mengenai perpajakan yang dilakukan Bekeuda Singkawang.

"Adanya sosialisasi seperti ini, tentu dari tidak repot lagi menjelaskan ke wajib pajak atau masyarakat tentang kewajiban membayar pajak," katanya.

Seperti untuk pajak hiburan, katanya, kalau sudah ditetapkan sebesar 30 persen maka sebesar itulah yang harus disetorkan untuk PAD Singkawang.

"Aturannya seperti itu, ya kita harus ikut aturan menyetor 30 persen pajak pendapatan ke daerah," ujarnya.

Selaku pengelola cafe, Indra mengatakan siap mematuhi aturan yang sudah ditetapkan pemerintah.

"Karena pajak itukan untuk pembangunan Kota Singkawang juga. Jadi kita sebagai masyarakat Singkawang harus dan wajib memberikan kontribusi untuk daerah kita," tutupnya. (rud/jee)