Kasus Kekerasan Seksual Anak di Singkawang Meningkat

Singkawang

Editor Angga Haksoro Dibaca : 727

Kasus Kekerasan Seksual Anak di Singkawang Meningkat
Singkawang, SP - Kapolres Singkawang, AKBP Raymond M Masengi mengatakan, pihaknya menangani 13 kasus kekerasan seksual dan pencabulan sejak Januari hingga 13 November 2018.

Kasus itu terdiri dari kasus berhubungan intim dengan anak di bawah umur dan satu kasus pencabulan anak di bawah umur, dengan tersangka paman korban.

Jumlah kasus kekerasan seksual yang ditangani Polres Singkawang tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu. “Terdiri dari 4 kasus pencabulan, dengan korban 3 anak di bawah umur dan 1 lainnya orang dewasa,”  kata AKBP Raymond.

Sementara untuk tersangkanya 1 kasus merupakan tetangga korban, 1 kasus lagi kawan akrab orang tua korban, dan 1 kasus lainnya dengan tersangka sesama anak di bawah 12 tahun.  “Sedangkan 7 kasus lainnya merupakan kasus persetubuhan,” ungkapnya. 

Modusnya kekerasan seksual terhadap anak bervariasi. Kasus pencabulan biasanya menggunakan modus mengancam korban. “Misalnya korban akan dibunuh atau malu dengan kawan-kawan jika diketahui orang lain,” ujar AKBP Raymond.

Sedangkan modus menyetubuhi anak di bawah umur, korban dijanjikan atau diiming- imingi akan dinikahi jika korban hamil.

Dalam menangani kasus anak, polisi berkoordinasi dengan Dinas Sosial P2TP2A Kota Singkawang. Polisi juga menghadirkan psikolog anak (dalam proses penyidikan dan penanganan awal) serta meminta pendampingan.

Sedangkan untuk langkah pencegahan, Polres Singkawang melakukan giat penyuluhan maupun koordinasi dengan pihak sekolah agar anak tidak menjadi korban kekerasan seksual. (rud)