Pembangunan Bandara Singkawang Dimulai Februari 2019

Singkawang

Editor K Balasa Dibaca : 1019

Pembangunan Bandara Singkawang Dimulai Februari 2019
SINGKAWANG, SP - Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie meyakini, pembangunan bandar udara (Bandara) segera dimulai pada Februari 2019. Lokasi pembangunan masih terletak di Kelurahan Pangmilang, Singkawang Selatan.

"Kita sudah menyerahkan dokumen laporan hasil pelaksanaan pengadaan tanah bandar udara kepada Menteri Perhubungan RI di Jakarta, Kamis (29/11) kemarin," kata Tjhai Chui Mie, Minggu (2/12).

Menurutnya, ada sebanyak 106 hektare yang sudah menjalani proses pengadaan tanah diserahkan ke Menteri Perhubungan RI. Selain itu, kedatangannya ke Jakarta guna meminta kepastian waktu dari Menteri Perhubungan terkait dimulainya pembangunan.

"Kita bersyukur bahwa beliau bersedia datang untuk ikut melakukan peletakan batu pertama dimulainya pembangunan Bandara pada Februari 2019," ujarnya.

Dia berterima kasih kepada pemerintah pusat, karena pembangunan Bandara ikut dianggarkan melalui APBN sebesar Rp10-20 miliar. Dana itu dipergunakan untuk land clearing. Sedangkan APBD dibebani untuk membangun jalan masuk menuju Bandara serta sarana dan prasarana.

“Hanya saja saya lupa berapa besarannya, tapi semua sudah dianggarkan dalam APBD 2019," ungkapnya.

Guna memuluskan rencana pembangunan Bandara, dia juga akan menggelar pertemuan lanjutan dengan Menteri Perhubungan dan beberapa calon investor. Sehingga calon investor bisa mengetahui detail proses kerjasamanya seperti apa.

"Saya rasa Bapak Menteri juga punya pengalaman mengenai Bandara di daerah lain, di mana pembangunannya tidak hanya semata-mata menggunakan APBD dan APBN saja. Tentu ada kerja sama dengan pihak ketiga, jadi ini yang sangat kita harapkan," ungkapnya.

Tapi untuk menggelar pertemuan itu, tentu dirinya harus menunggu kesiapan jadwal Menteri Perhubungan RI.

Berbicara mengenai Bandara, saat dirinya masih menjabat sebagai Ketua DPRD Singkawang sudah mengikuti proses. "Hanya saja saya belum mampu, karena kewenangan saya pada waktu itu masih di legislatif," tuturnya.

Tapi sebagai Wali Kota Singkawang, dirinya pun semakin bersemangat untuk terus berusaha mewujudkan Bandara.

"Sehingga perjuangannya bersama Kadis Perhubungan, BPN dan beberapa pihak lainnya saat ini, akhirnya Pemkot Singkawang bisa menyelesaikan proses pengadaan lahan untuk Bandara," ujarnya.

Jadi, langkah awal sudah Pemkot Singkawang selesaikan, maka tahapan selanjutnya yakni pembangunan fisik juga akan segera dilakukan.

"Dan saya sudah tegaskan bahwa Bandara ini harus sudah selesai di akhir masa jabatan saya," tegasnya.

Sementara masyarakat Kelurahan Pangmilang, Kecamatan Singkawang Selatan, menyatakan setuju dengan pembangunan bandar udara baru yang direncanakan pemerintah kota setempat.

Persetujuan itu mereka tuangkan dalam penandatanganan berita acara kesepakatan lokasi bandar udara (Bandara) baru Kota Singkawang pada acara konsultasi publik pengadaan tanah untuk pembangunan bandar udara baru di Kota Singkawang, di Aula SPP Kecamatan Singkawang Selatan, pada bulan Agustus 2017 kemarin.

Seperti yang diungkapkan, warga setempat, Subarto menyatakan siap mendukung pembangunan bandara di kota setempat.

"Saya punya lahan satu hektare yang sudah ditanami sawit. Dimungkinkan tanah saya terkena dampak dari pembangunan Bandara," katanya.

Demi kemajuan Kota Singkawang, dia menyatakan siap membebaskan lahannya untuk pembangunan bandara. "Tidak masalah tanah saya diambil demi kemajuan Kota Singkawang," ujarnya.

Warga Pangmilang lainnya, Suyitno mengatakan, dua hektare lahannya dimungkinkan akan terkena dampak pembangunan bandara. "Yang penting proses pembangunan bandara berjalan lancar, saya siap bebaskan tanah saya," katanya. (rud/ang)