Transmigrasi 2018, Sintang Mengajukan Tiga Ribu KK

Sintang

Editor sutan Dibaca : 9383

Transmigrasi 2018, Sintang Mengajukan Tiga Ribu KK
Ilustrasi
SINTANG, SP - Pemkab Sintang telah mencanangkan program transmigrasi umum pada 2018. Disnakertrans akan mengajukan total 3.000 Kepala Keluarga (KK). Lokasinya direncanakan di Kecamatan Serawai. Perbandingannya adalah 50:50, yakni 50 persen masyarakat pendatang dan 50 persen masyarakat setempat.  

"Kita siap menampung. Jadi, tidak semuanya masyarakat pendatang. Separuhnya tetap transmigrasi masyarakat lokal setempat," kata
Florensius  Kaha,  Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Sintang, kepada Suara Pemred, Kemarin.
   

Kaha mengungkapkan untuk program ini, Disnakertrans sudah mengajukan pengadaan lahan transmigrasi sekitar 58 hektare.
Dengan adanya program ini, Pemkab berharap, adanya pemerataan pembangunan, terutama pada bidang pertanian dan perkebunan. Dalam waktu dekat, Disnakertrans akan lakukan sosialisasi ke Kecamatan Serawai.

Selain memprogramkan buka transmigrasi umum di Kecamatan Serawai, Disnakertrans Sintang juga terus lanjutkan program transmigrasi lokal di perbatasan.  

"Pada 2017 masih akan dibangun 75 unit rumah di Desa Sebetung Paluk, Kecamatan Ketungau Hulu. Rumah itu bagi masyarakat yang sudah terdaftar dan menyerahkan lahan," ujar Kadis.  

Disnakertrans juga membuat rencana tata ruang permukiman transmigrasi baru masyarakat lokal di Nanga Bayan. Rencananya tahun depan akan dibangun 100 rumah di Nanga Bayan, Kecamatan Ketungau Hulu.
 

"Setiap KK yang ikut program transmigrasi lokal ini mendapat rumah dan lahan seluas 2 hektare. Transmigrasi ini diperuntukkan bagi masyarakat yang rumahnya tidak layak huni dan pecahan KK dengan syarat menyerahkan lahan," tuturnya.
 

Kaha menambahkan sebagian rumah sudah dibangun tahun 2016. Rumah-rumah sudah dibagikan kepada masyarakat sesuai peruntukkan.

"Kami sudah datangkan BPN untuk ukur, lalu dibuatkan sertifikat tanah atas nama mereka," pungkas Kaha. (nan/mul)