Pisah Sambut Ketua PN Kelas II Sintang

Sintang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 258

Pisah Sambut Ketua PN Kelas II Sintang
FOTO BERSAMA - Bupati Sintang, Jarot Winarno berfoto bersama dengan Yandri Roni dan tamu undangan yang lainnya, pada acara pisah sambut dan pengantar alih tugas Ketua Pengadilan Negeri kelas II Sintang, Yandri Roni, kemarin. (SP/Humas)

Jarot Sebut Yandri Banyak Bantu Tugas Pemkab


Perpisahan memang akan menghadirkan nuansa kesedihan tersendiri, apalagi dengan rekan kerja yang baik dan sama-sama memiliki niat untuk membangun. Tentu semua itu akan menjadi kenangan yang akan selalui membekas di hati.

SP - Bupati Sintang, Jarot Winarno, menghadiri acara pisah sambut dan pengantar alih tugas Ketua Pengadilan Negeri kelas II Sintang, Yandri Roni yang menjadi Hakim Pengadilan Negeri Tipikor/Phi Kelas I Jambi, di Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri kelas II sintang, kemarin.

Berbagai kalangan juga turut hadir, seperti Kapolres Sintang, Danrem, Ketua DPRDKetua Pengadilan Negeri dan Forkopinda Sintang.

Jarot menyampaikan terima kasih kepada Yandri Roni yang telah bertugas di Bumi Senentang selama empat tahun lebih, dimana telah banyak membantu tugas Pemkab Sintang dalam berbagai kegiatan pembangunan dan lain sebagainya.

“Sungguh banyak bantuan dan dukungan dari Bapak Yandri selama bertugas di Sintang, terutama dibidang bantuan hukum. Dan yang paling berkesan adalah ikut menyaksikan penanda tangganan zona bebas KKN dan anti korupsi," ujar Jarot.

Jarot pun berharap, semogga apa yang telah Yandri berikan untuk Kabupaten Sintang mendapatkan pahala dan kebaikan dari Allah.

"Kami berharap semogga Bapak Yandri lebih sukses dan bahagia, sehat dan sejahtera saat bertugas di tempat yang baru," harapnya.

Sementara itu, Yandri Roni mengatakan, tidak terasa waktu berjalan, dan tugas yang diberikan untuk mengabdi pada negara ini, terutama kepada Pemkab Sintang pun telah berakhir. Dirinya mengakui banyak menerima bimbing dalam bertugas di Bumi Senentang.

"Berada di kota ini merupakan suatu hal yang sangat menyenangkan dan memberi kesan yang mendalam bagi saya dan keluarga selama bertugas. Walaupun nantinya kami bertugas di tempat yang baru, kami akan tetap ingat kepada kota yang paling toleran ini," kata Yandri.

Yandri juga memohon maaf, apabila selama dirinya bertugas ada kesalahan yang dilakukan, karena menurutnya manusia tidak luput dari salah dan dosa.

"Saya dan keluarga menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Kabupaten Sintang apabila selama ini ada salah,” pungkasnya. (humas/pul)