Anthony, Petinju Profesional Asal Kabupaten Sekadau

Sport

Editor sutan Dibaca : 1175

Anthony, Petinju Profesional Asal Kabupaten Sekadau
Antonius Saman, Petinju kelahiran Kabupaten Sekadau
SEKADAU, SP- Petinju kebanggaan masyarakat Sekadau, Antonius Saman siap memberikan yang terbaik di dunia Tinju profesional. Pemuda kelahiran Sekadau, 10 Mei 1993,  putra pasangan Petrus Saman (64) dan Maria Romi (58) ini, memiliki segudang modal menjadi petinju terbaik Kalbar dan Indonesia.      

“Awalnya saya tidak menyangka bisa menjadi petinju profesional yang bertarung di Jakarta. Saya hanya seorang mekanik di bengkel, sehingga tidak memiliki keberanian bermimpi yang muluk-muluk,” paparnya saat ditemu Suara Pemred, Sabtu (23/7).
 

Nasibnya berubah, tatkala ia bertemu dengan Damianus Jordan, petinju senior Kalbar, yang kini telah menjadi pelatih sukses. Dami, panggilan kakak kandung Juara Tinju Kelas Ringan (61,2 kilogram) WBO Asia Pasifik dan Afrika, Daud Yordan. Dami yang mendidik Antony, hingga berhasil menjadi petinju profesional.
 

“Bang Dami mengajak bergabung di Daud Boxing Cub (DBC). Saya latihan intensif di bawah pantauan Bang Dami. Semua teknik dan pengetahuan tentang Tinju, sehingga saya bisa seperti ini,” paparnya.  

Anthony telah naik ring di Tinju Amatir enam pertarungan, dengan rekor tiga menang, sekali seri, dan dua kali kalah, pada 2010. Setelah sukses di amatir, Anthony pun merambah dunia Tinju Profesional. Walau baru sekali naik ring, Anthony sudah digadang-gadang akan menjadi petinju besar.  
 

Ia pun memiliki impian untuk menjadi juara dunia. Bahkan hingga, 60 tahun masih memegang juara dunia. “Memang mimpi ini terlalu besar. Tapi inilah yang terus menjadi motivasi bagi saya,” ungkapnya.  

“Saya terus diberikan motivasi. Apalagi saya berangkat dari latar belakang orang yang tidak punya, kedua orang tua saya saja hanya seorang petani. Inilah yang menjadi motivasi saya,” sambung anak kedua dari empat bersaudara tersebut.

Berangkat dari latar belakang keluarga yang sederhana, Antony berharap bisa mengubah nasib keluarga melalui tinju. Apalagi, dukungan yang diberikan oleh kedua orang tuanya sangat besar dan memotivasinya untuk terus menjadi juara.

Menurutnya, orangtua menjadi motivator terbesar dalam karirnya. Ia selalu minta restu kepada orangtua, agar diberkan kemudahan dalam bertarung di ring.
 

Dalam waktu dekat, Anthony akan kembali naik ring, di Jakarta, 27 Agustus mendatang. Untuk itu, ia pun sudah mempersiapkan diri. Bagi petinju yang mengidolakan Kendall Holt, juara dunia asal Amerika, Anthony berusaha meningkatkan teknik dan mental, agar berhasil mewujudkan impiannya, menjadi juara dunia.  

“Anthony memiliki semua potensi untuk menjadi petinju besar. Fisik, teknik, dan kemauan yang besar, ia akan terus berkembang,” papar sang pelatih, Damianus Jordan. 


 Dami, yang masuk dalam kepengurusan Komisi Tinju Indonesia (KTI) Kalbar, berharap lahir para petinju-petinju muda di Kalbar. Bakat dan kemauan para petinju di Kalbar, sangat besar, sehingga harus dikembangkan agar melahirkan para juara nantinya.
 

“Kita harus terus mengembangkan Cabor ini, sehingga bisa menjadi andalan Kalbar di semua kejuaraan. Hal ini telah terbukti dengan lahirnya para juara dunia dari Kalbar,” tukasnya. (akh/mul/sut)