Bengkayang post authorKiwi 04 Mei 2021 53

Bupati bersama Forkopimda Tinjau Lokasi Rencana Operasi Ketupat 2021

Photo of Bupati bersama Forkopimda Tinjau Lokasi Rencana Operasi Ketupat 2021 istimewa

BENGKAYANG, SP- Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis melakukan sidak di beberapa Pasar dan minimarket di Kabupaten Bengkayang, dalam rangka Operasi Ketupat 2021. Peninjauan tersebut guna penanganan covid-19 dan himbauan pelarangan mudik di Hari Raya Idul Fitri, kemarin sore.

Turut hadir dalam Operasi Ketupat tersebut, Bupati Bengkayang, Kapolres Bengkayang, AKBP NB Darma, Kepala Kajari Bengkayang, Fachrizal, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bengkayang Esidorus, serta Camat Bengkayang dan OPD terkait.

Kapolres AKBP Natalia Budi Darma menyebutkan lokasi Posko Operasi Ketupat tahun 2021 ini, rencananya berlokasikan didepan Minimarket Banli serta di Pasar takjil didepan Gedung Pancasila.

"Operasi Ketupat tahun ini, selain pengamanan, juga sekaligus kita senergikan dengan penanganan covid-19 agar,"ucapnya.

Bupati Bengkayang mengatakan, dalam operasi ketupat ini, pihaknya mendampingi Polres Bengkayang dalam meninjau beberapa titik daerah, yang akan di jadikan posko pengamanan operasi Ketupat tahun 2021.

"Ya kemarin kita diajak Kapolres untuk meninjau langsung lokasi tersebut, sekaligus memberi himbauan kepada masyarakat agar tidak mudik dan melarang kerumunan,"ucapnya.

Darwis juga menghimbau kepada masyarakat agar patuh menerapkan protokol kesehatan, terlebih PPKM skala mikro yang akan diterapkan.

"Hal ini mesti diperhatikan dan jangan sampai diabaikan, guna menjaga kesehatan bersama bagi kita semua," ujarnya.

Sebelumnya juga pemerintah telah menghimbau tidak ada mudik di hari raya idul Fitri tahun 2021 ini. Hal tersebut dipastikan sesuai dengan himbauan Surat Edaran dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19, tentang peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri untuk Masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk di kabupaten Bengkayang.

Darwis menyatakan, himbauan tersebut sudah disampaikan kepada ASN dan Masyarakat dengan tujuan mengendalikan penyebaran Covid-19.

"Untuk ASN itu tidak mudik ya di Bengkayang (Peniadaan Mudik)," ujar Darwis.

Selain Mudik lebaran, Darwis juga menyampaikan himbauan kepada Masyarakat Bengkayang yakni peniadaan Open House pada saat Hari Raya Idul Fitri Tahun ini untuk meminimalisir Kerumunan yang mengakibatkan penyebaran Pandemi COVID semakin menjalar.

"Termasuk himbauan, peniadaan Open House , agar tidak terjadi Kerumunan," terangnya.

Dirinya menyebut, telah menyampaikan pesan ini kepada Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kabupaten Bengkayang untuk memberikan himbauan kepada ASN berdasarkan surat edaran dari Satgas Penanganan Covid tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri di Kabupaten Bengkayang.

"Dari BKDPSDM Bengkayang telah melaksanakan himbauan dari Pemerintah Pusat, peniadaan Mudik Lebaran," pungkasnya.

Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang Fransiskus menilai, Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah melalui Surat Edaran dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 merupakan langkah nyata Pemerintah dalam menangani Pandemi Covid-19 di Republik Indonesia.

Fransiskus mengatakan, langkah Pemerintah Pusat saat ini untuk mencegah penyebarluasan Virus Corona yang saat ini masih terjadi, terkhusus di Kabupaten Bengkayang.

"Terkait peniadaan Mudik Lebaran, Kita tentu menghargai dan mengikuti aturan itu," ujar Fransiskus.

Menurutnya, langkah yang diambil Pemerintah ini sebagai upaya mencegah penyebaran Virus Corona di wilayah Kalimantan Barat terkhusus di Kabupaten Bengkayang. Hal ini patut juga menjadi perhatian, sebab wilayah Kabupaten Bengkayang juga berbatasan dengan Negara Malaysia dan harus diperhatikan agar tidak masyarakat dan ASN tidak Mudik untuk mencegah Kluster Baru Virus Covid-19.

"Mudik Lebaran ini, kita Khawatirkan jika terjadi Kluster Baru. Saya selaku Pimpinan DPRD Bengkayang berharap, kepada Warga dan ASN yang ada di Bengkayang untuk patuhi itu (Peniadaan Mudik Lebaran)," tambahnya.

Sanksi Pemudik Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kabupaten Bengkayang Gerardus mengatakan, surat edaran mudik telah jauh hari disampaikannya kepada ASN yang ada di lingkungan Pemkab Bengkayang.

"Pemerintah Daerah melalui BKDPSDM, jauh-jauh hari sudah menyampaikan Surat Edaran Peniadaan Mudik," jelasnya.

Ia juga menyampaikan, untuk sanksi bagi para ASN yang kedapatan Mudik Hari Raya Idul Fitri diatur dalam PP Nomer 53 tentang Disiplin PNS secara berjenjang.

"Kita sesuaikan dengan Sanksi Pegawai PP Nomer 53 itukan, secara berjenjang ada aturannya. Apakah sanksi ringan, sedang atau sanksi berat dan itu, dan itu juga nanti dilihat kualitas pelanggaran disiplin nya," pungkasnya. (Nar)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda