Bengkayang post authorKiwi 15 April 2024

Gawai Adat Dayak Banyadu Maka' Ka' Pongkot Ke-II Sukses Digelar, Bupati Agendakan Masuk Kalender Wisata Bengkayang

Photo of Gawai Adat Dayak Banyadu Maka' Ka' Pongkot Ke-II Sukses Digelar, Bupati Agendakan Masuk Kalender Wisata Bengkayang Gawai Adat Dayak Banyadu Maka' Ka' Pongkot ditahun Ke - II di gelar di Dusun Sentibak, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang kemarin.

Bengkayang,SP - Gawai Adat Dayak Banyadu Maka' Ka' Pongkot ditahun Ke - II (Dua) ini sukses di gelar di Dusun Sentibak, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang kemarin.

Hadir dalam Gawai Adat Dayak Banyadu Maka' Ka' Pongkot ini yaitu Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Bengkayang, Forkopimda Kabupaten Bengkayang, Para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Bengkayang, DAD Kabupaten Bengkayang, Kepala Pajanang Kabupaten Bengkayang, Ketua TBBR Kabupaten Bengkayang, Ketua DAD Kecamatan Teriak, Camat Teriak, Kepala Desa Setia Jaya, serta masyarakat Dayak Banyadu se-Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Landak.

Maka' Ka' Pongkot tahun 2024 ini mengangkat tema "Adat Dayak Ikut Membangun Indonesia Lebih Mantap" Sebagai bentuk ungkapan syukur masyarakat Dayak Banyadu kepada Jubata atau Tuhan atas hasil panen padi yang selama ini terus menerus dilaksanakan.

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, berharap kedepannya kegiatan ini bukan hanya untuk masyarakat Banyadu yang ada di Kabupaten Bengkayang tetapi seluruh Provinsi Kalimantan Barat.

" Ini tentunya merupakan keberhasilan yang harus kita apresiasi bersama, yaitu dengan cara membenahi tata kelola destinasi wisata adat dan wisata budaya didaerah. Apalagi Gawai Adat Dayak Maka' Ka' Pongkot ini sudah masuk didalam kalender wisata Kabupaten Bengkayang yang setiap tanggal 5 April ditiap tahun nya di selengarakan," ucap Bupati Darwis.

Bupati juga mengharapkan kepada masyarakat khususnya generasi muda yang tergabung dalam komunitas pajanang Kabupaten Bengkayang untuk terus bersatu, bangkit, dan tumbuh juga memiliki rasa cinta terhadap seni dan budaya serta adat istiadat yang sudah diwariskan oleh pendahulu.

"Sebab dengan demikian niscaya daerah ini akan kuat dan berkarakter dalam kebudayaan," tuturnya. (Nar)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda