Bengkayang post authorKiwi 16 Juli 2021

Dewan Dorong Pemkab untuk Memastikan Kesediaan Oksigen di Bengkayang

Photo of Dewan Dorong Pemkab untuk Memastikan Kesediaan Oksigen di Bengkayang Fransiskus

BENGKAYANG, SP - Seiring tingginya kasus Covid-19 di Indonesia dan Bengkayang secara khususnya, Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus mendorong Pemkab memastikan secara serius ketersediaan oksigen, di seluruh Rumah Sakit (RS) yang ada, baik swasta maupun milik pemerintah.

Dirinya melihat, kebutuhan akan oksigen terbilang tinggi, ia tak ingin disaat kelangkaan oksigen terjadi, pihak pemkab dan dinas terkait, tidak mampu memenuhi akan kebutuhan oksigen tersebut.

Kekhawatiran yang ia tuturkan tersebut apabila kelangkaan oksigen terjadi di daerah Jawa akan berdampak di daerah.

"Saya minta kepada pemerintah supaya betul-betul memperhatikan secara serius dan segera mengantisipasi ketersediaan oksigen,"ucapnya, Jumat (16/7).

Dorongan tersebut bukan tak beralasan, dirinya tidak ingin, disetiap Rumah Sakit khususnya di Kabupaten Bengkayang, tidak mengalami kekurangan dan kelangkaan. Karena ini dapat berdampak pada keselamatan pasien saat dirawat.

Tak hanya itu, Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang juga menegaskan, bahwa pihak berwajib harus menindak apabila ada spekulan tabung oksigen di masa pandemi.

"Apabila ditemukan oknum spekulan yang nakal, segera ditindak oleh pihak aparat,"ungkapnya.

Fransiskus juga berpesan, pihaknya juga mengharapkan agar ada kecepatan informasi terkait update di rumah sakit, baik terkait ketersediaan oksigen, ketersediaan kamar maupun jumlah pasien.

Agar komunikasi dan koordinasi berjalan efektif, dan permasalahan dapat diatasi dengan cepat. Secara terpisah, Plt. Kepala dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana kabupaten Bengkayang, I Made Putra Negara menyatakan, pemkab Bengkayang telah berupaya mengantisipasi terjadilah lonjakan kasus, terutama terkait kebutuhan akan oksigen di RS Bengkayang.

Selain itu, dalam penanganan Covid-19 pun, Pemkab juga sudah menambah ruang isolasi yang awalnya empat ruangan menjadi 11 ruangan.

"Untuk sejauh ini ketersediaan oksigen di RS Bengkayang masih dalam keadaan yang aman terkendali, dengan kebutuhan 20 tabung oksigen perhari. Namun, kita telah alokasikan anggaran untuk pengadaan oksigen generator, yang berguna untuk mesin pembuat oksigen," ucapnya.

"Kemudian kita juga telah menyiapkan 200 tabung oksigen cadangan untuk kebutuhan penanganan covid-19 di Kabupaten Bengkayang. Mudahan dengan persiapan ini kita dapat mengantisipasi kemungkinan lonjakan yang hebat seperti yang dicemaskan," timpalnya. (Nar).

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda