Bengkayang post authorKiwi 17 Januari 2021 1,495

Mabuk! Seorang Wanita di Perkosa Dua Pria, Satu Pelaku Masih Kerabat Korban

Photo of Mabuk! Seorang Wanita di Perkosa Dua Pria, Satu Pelaku Masih Kerabat Korban Pelaku pemerkosa ST alias S yang dibekuk tim reskrim polres bengkayang, sabtu (16/1). Satu pelaku lainnya yang masih kerabat korban saat ini sedang dalam pencarian reskrim polres Bengkayang.

Bengkayang, SP – Satuan Reserse Kriminal Polres Bengkayang menangkap pelaku persetubuhan terhadap seorang wanita berinisial AT (24) disebuah rumah yang berlokasi di Kecamatan Lumar Kabupaten Bengkayang.

Pelaku yang diamakan berinisial ST alias S (30) yang merupakan warga Kecamatan Lumar Kabupaten Bengkayang.

Kasat Reskrim Polres Bengkayang AKP Marhiba mengatakan bahwa penangkapan dilakukan setelah adanya laporan dari korban.

“Awalnya saat malam tahun baru korban bersama sepupunya inisial (J) mengajak korban (AT) pergi ke acara ulang tahun anak teman korban menggunakan sepeda motor. Namun, saat tiba tidak ada orang, saat itu korban meminta untuk diantarkan pulang”, kata AKP Marhiba.

Lebih jauh Marhiba menerangkan, bahwa sepupu korban menolak mengantarkan korban pulang dan mengajak untuk ngumpul dirumah Pak Tukul.

“Kemudian sepupu korban dan korban pergi kerumah Pak Tukul. Disitu korban melihat Pak Tukul bersama keluarganya dan ada pelaku disitu sambil cerita-cerita dan minum-minum”, ucap Marhiba.

Berdasarakan pengakuan Korban, pelaku menyuruh sepupu korban untuk membeli minuman. Tidak lama kemudian sepupu korban datang dengan membawa minuman tersebut, kemudian korban ditawari minuman dan koban pun karna tidak enak langsung bersama-sama mereka yang ada disitu ikut minum juga padahal korban tidak pernah minum alkohol.

Korban merasakan kepalanya pusing (mabuk) akibat minuman alkohol tersebut sehingga korban dengan tidak tahan bolak-balik untuk pergi ke WC. Karena Korban sudah tidak tahan dan merasa mabuk berat maka korban langsung pergi keruang tamu rumah langsung posisi terbaring dengan lemah setengah sadar.

“Kemudian korban melihat dan merasakan pelaku mengangkat korban kedalam kamar dan korban merasakan pelaku melakukan persetubuhan kepada korban. Namun korban tidak melawan kerana kondisi badan lemah”, terangnya.

Sepupu korban yang melihat korban didalam kamar langsung mengenakan pakaian korban untuk mengantarkan korban pulang kerumah.

“Ditengah perjalanan, sepupu korban tiba-tiba mengarahkan motornya ke kebun sawit, membaringkan korban dan melakukan persetubuhan terhadap korban”, tutur Kasat Reskrim.

“Untuk sepupu korban yang berinisial (J) masih dalam pencarian”, tambahnya.

“Pelaku dijerat dengan Pasal 286 KUHPidana dan atau Pasal 290 KUHPidana dengan ancaman penjara paling lama 9 tahun”, tutup Kasat Reskrim.(*)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda