Bengkayang post authorKiwi 18 Oktober 2020 52,394

Megawati Pecat Sebastianus Darwis sebagai Kader PDIP

Photo of Megawati Pecat Sebastianus Darwis sebagai Kader PDIP

Bengkayang,SP- Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri resmi menurunkan Surat Keputusan memecat Sebastianus Darwis dari keanggotaan PDI Perjuangan. Pemecatan tersebut dengan SK bernomor : 58/KPTS/DPP/X/2020.

Dalam surat keputusan menyebutkan, apabila kader partai terbukti melanggar kode etik dan disiplin partai, maka DPP partai dapat memberikan sanksi organisasi berupa pemecatan atau pemberhentian dari keanggotaan partai.

Dalam SK Ketum PDI Perjuangan tersebut juga menyebutkan, bahwa sesungguhnya sikap, tindakan dan perbuatan Sebastianus Darwis selaku wakil ketua DPD PDIP Provinsi Kalbar masa bakti 2019-2024 dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Kalbar, yang tidak mengindahkan instruksi DPP PDI Perjuangan terkait dengan rekomendasi Calon Bupati dan wakil Bupati Bengkayang pada Pilkada serentak tahun 2020 dengan mencalonkan diri sebagai calon Bupati Bengkayang dari partai politik lain (Gerindra dan Golkar).

Atas sikap terhadap, dinilai sebagai pembangkangan terhadap ketentuan, keputusan, dan garis kebijakan partai, yang merupakan pelanggaran kode etik dan disiplin partai.

Kemudian dikategorikan sebagai pelanggaran berat. Sehingga DPP PDI Perjuangan memutuskan memberikan sanksi berupa pemecatan kepada Sebastianus Darwis, dari keanggotaan PDI Perjuangan. SK tersebut ditetapkan di Jakarta pada 1 Oktober 2020.

Sebastianus Darwis yang saat ini maju menggunakan partai Gerindra dan Golkar menyatakan, bahwa keputusan yang diberikan oleh DPP PDI Perjuangan harus diterima.

Karena kata Darwis, dirinya sudah maju menggunakan partai politik lain, yakni Gerindra dan Golkar.

"Keputusan harus kita terima sebab saya maju menggunakan partai Gerindra dan Golkar. Saya juga sudah menjadi kader Gerindra Kalbar," ucap Darwis menanggapi surat keputusan pemecatan dirinya dari keanggotaan PDI Perjuangan, Minggu (18/10).

Kata Darwis, yang terpenting adalah masyarakat menginginkan dirinya maju untuk Bengkayang yang unggul dan mantap.

"Yang penting masyarakat menginginkan saya maju untuk Bengkayang yang Unggul dan Mantap," sebutnya.

Sebelumnya, Calon Bupati nomor urut 1 mengatakan siap mengembalikan Kartu Tanda Anggota (KTA) PDIP, dan siap di PAW. Hal itu disampaikan Darwis setelah resmi mendaftarkan di KPU Bengkayang, bulan lalu.

Sebagai kadar PDIP, Darwis mengucapkan terima kasih kepada ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri dan PDI-P, karena besar dari PDIP. Berkat PDIP dirinya juga pernah menjabat sebagai ketua DPC PDIP kabupaten Bengkayang, dan pernah menjadi anggota DPRD, sampai ketua DPRD kabupaten Bengkayang dari PDIP.

"Terima kasih PDIP yang telah mendukung saya, dan saya besar di PDIP. Inilah perjalanan karir politik saya, saat ini saya diusung oleh partai Gerindra dan Golkar dalam maju Pilkada Bengkayang, tentu mereka berkeinginan Bengkayang ini ada perubahan kedepannya, sehingga mencari figur leadership atau kepemimpinan," ungkap Darwis.

Terkait konsekuensi yang akan diterima karena diusung partai lain, tentu dirinya sudah siap. Darwis menyampaikan dirinya telah membuat surat pengunduran diri pada 1 September 2020 lalu, dan tinggal diproses oleh ketua DPRD provinsi Kalbar.

"Sudah buat surat pengunduran diri, dan tinggal dikirim ke DPD partai dan DPP PDIP. Itu peraturan, maju calon Bupati Bengkayang wajib PAW. Saya sudah laksanakan itu tahun 2015, dan itu saya korbankan demi kebijakan dan masyarakat kabupaten Bengkayang yang lebih luas," sebut Darwis.

Darwis mengungkapkan terima kasih kepada PDIP dan Megawati sebagai Ketum.

"saya ucapkan terima kasih kepada PDIP, Terima kasih PDIP dan Ketum ibu Megawati Soekarnoputri," tutupnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkayang, Esidorus menyatakan, terkait dengan pemecatan Darwis sebagai kader PDI Perjuangan mutlak kewenangan DPP Partai, akibat yang bersangkutan maju sebagai calon Bupati dari parpol lain.

"Saya rasa juga semua parpol pasti mengambil tindakan penegakan disiplin organisasi jika ada kadernya yang melanggar AD/ART," ucap Esidorus.

Esidorus berterima kasih kepada Darwis karena sudah mengabdikan dirinya dan berjuang bersama PDI Perjuangan di kabupaten Bengkayang.

"Kami ucapkan terima kasih kepada pak Darwis yang sudah mengabdikan diri dan berjuang bersama PDI Perjuangan di Kabupaten Bengkayang," pungkas Wakil Ketua DPRD kabupaten Bengkayang ini.

Ditambahkan Sekretaris DPC PDIP kabupaten Bengkayang, Eddy, ia menyatakan, jika merasa berterima kasih kepada PDI Perjuangan yang telah membesarkan dirinya, harusnya mendukung Paslon yang sudah di usung PDI perjuangan di Pilkada Bengkayang.

"Kalau merasa sudah dibesarkan PDI Perjuangan dan ingin berterimakasih yaa, dukung dong calon yang direkomendasiakan PDI Perjuangan. Itu baru betul berterimakasih namanya, bukannya mengedepankan pribadi dan melawan instruksi Ibu Megawati," tegas Eddy.(Nar)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda