Bengkayang post authorKiwi 20 Juli 2021

Pemkab Bengkayang Salurkan 17 Ekor Sapi untuk Qurban Idul Adha

Photo of Pemkab Bengkayang Salurkan 17 Ekor Sapi untuk Qurban Idul Adha Istimewa

 

BENGKAYANG, SP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkayang turut menyalurkan hewan qurban dalam rangka memperingati hari raya Idul Adha 1442 Hijriah yang jatuh pada Selasa (20/7). Total, ada 17 ekor Sapi yang disalurkan pihak Pemkab Bengkayang untuk diqurban tahun ini.

"Untuk sumber, tahun ini kita dapat dari Pemprov (Kalbar) ada empat ekor sapi, kemudian ada satu ekor sapi juga dari Bank Kalbar Bengkayang," kata Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis saat melakukan penyerahan secara simbolis qurban di Masjid Agung Syuhada Bengkayang.

"Selain itu, ada juga sumbangan dari pihak-pihak lain yang tidak ingin disebutkan namanya," sambungnya.

Dia berharap, agar pelaksanaan hari raya Idul Adha tahun ini bisa berlangsung secara khidmat dan berkah, meski saat ini masih berlangsung ditengah pandemi covid-19.

Dia juga memastikan untuk perayaam pemotongan hewan qurban tahun ini hanya boleh dilaksanakan secara internal oleh panitia qurban. Sementara untuk pembagian daging qurban, nantinya akan diantarkan langsung ke rumah-rumah warga yang berhak menerimanya

"Jadi untuk penyembelihan qurban tidak boleh dilakukan secara terbuka, apalagi sampai menimbulkan keramaian. Sementara untuk pembagian daging nantinya tetap akan dilakukan oleh panitia di setiap desa dan dibantu oleh pihak Babinsa dan Bhabinkamtibmas di setiap wilayah," katanya.

Disisi lain, Darwis juga memastikan untuk pelaksanaan ibadah salat id masih bisa dilangsungkan, tentunya dengan mengedepankan protokol kesehatan (prokes) yang berlaku.

"Terutama untuk menyediakan tempat cuci tangan, pembatasan jamaah salat id, dan sebagainya. Karena tentunya kita tak ingin momentum Idul Adha ini menjadi kluster baru di Bengkayang," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Agung Syuhada Bengkayang, Maulidin secara teknis dan progres persiapan pelaksanaan salat Idul Adha sudah terpenuhi. Terutama terkait persyaratan pelaksanaan ibadah salat di tengah pandemi covid-19.

"Kita sudah siapkan tempat cuci tangan untuk jamaah. Kita juga sudah siapkan masker dalam jumlah yang cukup banyak untuk dibagikan kepada jamaah," terangnya.

Sementara hal lainnya, Maulidin juga memastikan pelaksanaan salat Idul Adha kali ini masih sama dengan yang diterapkan pada saat salat Idul Fitri beberapa waktu lalu.

"Untuk daya tampung hanya kita gunakan kurang dari 50 persen. Dan kita sudah berlakukan dan beri tanda untuk jarak selama pelaksanaan salat nanti berlangsung," paparnya.

Lebih jauh, dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk membawa perlengkapan salat masing-masing dari rumah. Selain itu, dia juga meminta kepada jamaah yang hendak melaksanakan salat id di Masjid Agung Syuhada Bengkayang untuk menerapkan prokes selama berada di lingkungan masjid.

"Begitu pula untuk masyarakat yang merasa kurang sehat, kita sarankan untuk tidak ikut melaksanakan salat id di Masjid," pungkasnya. (Nar)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda