Bengkayang post authorKiwi 21 November 2020 456

Pemkab Bengkayang Bebaskan 16,7 Hektare Lahan untuk Pembangunan PLBN

Photo of Pemkab Bengkayang Bebaskan 16,7 Hektare Lahan untuk Pembangunan PLBN RAKOR – Pj Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman saat menghadiri Konsultasi Publik Pengadaan Tanah untuk Pembangunan PLBN Terpadu Jagoi Babang, kemarin. ist

BENGKAYANG, SP – Pemkab Bangkayang akan membebaskan lahan seluas 16,7 hektare untuk pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang. Hal tersebut dikatakan Camat Jagoi Babang, Radit saat Konsultasi Publik Pengadaan Tanah untuk Pembangunan PLBN Terpadu Jagoi Babang, kemarin.

Radit berharap warga pemilik lahan yang terdampak lokasi pembangunan mendukung pemerintah dalam upaya pembangunan PLBN sebagai beranda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kita harap dukungan masyarakat demi terwujudnya pembangunan PLBN Terpadu Jagoi Babang," ucapnya.

Penjabat (Pj) Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman menyebutkan dibukanya PLBN diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat di perbatasan. Yohanes  juga mengingatkan warga di sekitar PLBN mampu mengembangkan kapasitas diri agar dapat bersaing.

Yohanes juga berharap pembangunan PLBN terlaksana sesuai target. Hadirnya diyakini menjadi salah satu kunci menurunkan kasus peredaran narkotika dan barang ilegal di Kalimantan Barat.

"Kunci menekan terjadinya jumlah kasus adalah dengan percepatan pembangunan PLBN," yakinnya.

Menurut Yohanes progres pembangunan PLBN di tingkat pusat saat ini terus berjalan dengan baik. Informasi ini ia dapat dari Deputi I Badan Nasional Pengelola Perbatasan RI.

"Kita berharap semua berjalan lancar, paling tidak tahun 2021 sudah ada target PLBN Jagoi Babang sudah dilakukan pembangunannya," terang Yohanes.

Yohanes juga berharap masyarakat mendukung pembangunan PLBN. Tanpa dukungan masyarakat akan berakibat terhadap kelancaran pembangunan.

“Kalau tidak (didukung) akan mengalami stag di situ. Yakinlah bahwa apa yang dilakukan pemerintah untuk kepentingan orang banyak, bukan untuk pemerintah semata," pungkasnya. (nar)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda