Bengkayang post authorKiwi 22 Mei 2020 160

BLT Dana Desa Disalurkan di 122 Desa Bengkayang

Photo of BLT Dana Desa Disalurkan di 122 Desa Bengkayang Ilustrasi

BENGKAYANG, SP - Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintah Desa dan Daerah Tertinggal Kabupaten Bengkayang memastikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa untuk  122 desa di Bengkayang dapat dicairkan. Sebelumnya penyaluran bantuan ini sempat terkendala administrasi.

"BLT Dana Desa sudah bisa dicairkan. Pemerintah pusat melalui Kemendagri sudah memberikan kewenangan kepada Plh Bupati Bengkayang untuk pencarian Dana Desa tersebut," ungkap Kepala DPMPD2T Kabupaten Bengkayang, Dodorikus, Kamis (21/5).

Kewenangan mencairkan Dana Desa dijelaskan oleh pelaksana tugas (Plh) Bupati Bengkayang mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Pada Pasal 65 Ayat 6 ditegaskan bahwa apabila kepada daerah dan wakil kepala daerah sedang menjalani masa tahanan atau berhalangan sementara, sekretaris daerah yang melaksanakan tugas sehari-hari kepala daerah.

Dalam ketentuan ini adalah tugas rutin pemerintah yang tidak  dengan pengambilan kebijakan yang bersifat strategis dalam aspek keuangan, kelembagaan, personel, dan aspek perijinan serta serta kebijakan strategis lainnya.

"Berdasarkan itulah maka Plh Bupati dapat melaksanakan tugas rutin dari pejabat definitif yang berhalangan sementara. Penandatanganan dokumen persyaratan penyaluran DAK fisik dan DD merupakan tugas rutin sehari-hari kepala daerah. Sehingga Plh Bupati Bengkayang berhak menandatangani dokumen tersebut. Kita tentu lega akan penjelasan ini," ungkapnya.

Dodorikus juga menyatakan, pencairan BLT Dana Desa dapat dicairkan di semua desa di Bengkayang. Pencairan tersebut dilakukan selama tiga tahap, yakni 15 persen dari 40 persen total keseluruhan Dana Desa di masing-masing desa.

"Pencairan tahap pertama tidak perlu syarat khusus, mengingat kebutuhan warga sudah mendesak jelang Idulfitri 2020. Kecuali pencairan tahap selanjutnya. Kepala desa wajib membuat pelaporan sesuai ketentuan," ungkapnya.

Kemudian kata Dodorikus pada 19 Mei 2020 ada 60 desa di Bengkayang yang sudah layak menyalurkan BLT Dana Desa sesuai dengan syarat.

Sementara terpisah, Ketua P-APDESI Kabupaten Bengkayang, Rezza Praja Herlambang menyatakan Dana Desa tahap satu bulan pertama sudah disalurkan.

"Sudah masuk tahap pertama bulan pertama disalurkan 15 persen dari total Dana Desa setiap desa," ucapnya.

Dalam pencairannya, menurut Rezza Pemkab Bengkayang meminta agar dilakukan pemantauan di lapangan.

"Dana Desa tahap satu untuk 122 desa di Bengkayang sudah disalurkan semua,  tinggal desa menggunakan sesuai ketentuan dan Dinas Pemdes akan memantau pelaksananan di lapangan," pungkasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Bengkayang, Martinus Khiu meminta agar pengelolaan anggaran Dana Desa dilakukan transparan dan sebelum penyaluran BLT Dana Desa dilakukan maping dan pendataan, sehingga penyaluran tepat sasaran.

"Maping dan pendataan penting terhadap warga sehingga yang memenuhi syarat dan berhak menerimanya. Tentu harus bangun koordinasi dengan perangkat desa dan BPS, termasuk juga kepala dusun dan RT di wilayahnya masing-masing," ujarnya. (nar/jee)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda