Bengkayang post authorKiwi 22 Januari 2021 103

PJ Bupati Pantau Lokasi Pasca Banjir dan Penyaluran Logistik

Photo of PJ Bupati Pantau Lokasi Pasca Banjir dan Penyaluran Logistik

Bengkayang,SP- Pj. Bupati Bengkayang Yohanes Budiman pantau kembali beberapa lokasi pasca terjadinya banjir di Bengkayang beberapa waktu lalu. Banjir yang meredam sejumlah rumah warga, sekolah dan fasilitas umum lainnya sudah surut dan aktifitas warga sudah kembali normal.

Selain memantau lokasi banjir, Yohanes Budiman juga memantau dan memastikan langsung pemberian logistik bagi warga terdampak banjir kemarin. Sebelumnya, ada delapan kecamatan di Bengkayang yang terdampak banjir, seperti kecamatan Sanggau Ledo, Ledo, Seluas, Siding, tujuh belas, Jagoi Babang, Suti Semarang dan Sungai Raya Kepulauan.

Yohanes Budiman yang kali ini didampingi oleh sang istri, nyonya Helena, juga Sekda kabupaten Bengkayang, Obaja. Yohanes Budiman dalam monitoring ini langsung menuju titik yang terdampak banjir parah tahun ini, Seluas dan Jagoi Babang, Ledo, Sanggau Ledo dan Siding.

Dalam pantauan hari ini, masih ada beberapa titik tergenang banjir. Namun secara umum banjir sudah surut, warga yang di evakuasi sudah kembali ke rumah masing-masing. Yohanes Budiman menyatakan, tepat seminggu pasca banjir melanda warga di Bengkayang hari ini pihaknya melakukan pemantauan bersama.

"Hari ini kita pantau aktivitas warga pasca banjir kemarin. Secara umum sudah berjalan normal, hanya saja ada beberapa titik yang masih digenang air. Tetapi untuk sungai Kumba di Seluas sudah surut dan masyarakat sudah kembali beraktivitas," ucap Yohanes.

Lanjut Yohanes, Seluas merupakan spot terparah banjir tahun ini, yang mencakup tiga desa yakni Desa Seluas, Desa Bengkawan, dan desa Sentangau Jaya. Air dengan ketinggian mencapai kurang lebih 6 meter, merendam 593 Kepala Keluarga atau 2.169 jiwa terdampak.

"Sekarang kondisi sudah normal, saya sengaja turun kelapangan untuk melihat kondisi masyarakat. Kita berharap tidak ada lagi banjir susulan yang terjadi,", ucap Yohanes.

Selain itu, posko kesehatan pasca banjir ia minta tetap diaktifkan dalam mengantisipasi hal yang terjadi pasca banjir ini, sehingga masyarakat bisa terlayani dengan cepat. Ia juga meminta kepada camat dan kepala desa terdampak untuk tetap memastikan kondisi warga sampai benar-benar normal kembali.

Yohanes juga mengucapkan terima kasih kepada semua bantuan yang diberikan baik pemerintah provinsi, para donatur, kecamatan, lembaga-lembaga swasta baik dari Bengkawan maupun luar Bengkayang atas simpatinya terhadap bencana yang menimpa Bengkayang. Bantuan yang berdatangan tersebut seudah disalurkan ke posko-posko bencana yang ada dis setiap desa terdampak.

"Saya minta posko tetap ada, dan bantuan itu tersampaikan kepada masyarakat terdampak sehingga dapat meringankan beban warga," pintanya.

Dalam kesempatan ini, Yohanes meminta gar masyarakat senantiasa tingkatkan rasa kewaspadaan terhadap bencana banjir ini. Ia juga menyebutkan penyebab terjadinya banjir di Seluas karena sudah terjadi pendangkalan sungai, artinya sudah menjadi keprihatinan bersama bagaimana agar kedepan tidak terjadi menaikkan Debit air, dan perlu di normalisasi.

"Kedepan jika ada normalisasi sungai paling tidak mengurangi tingkat debit air, dan mengurangi masa surut. Untuk banjir kali ini masa surut air butuh 3-4 hari. Dan saat ini sudah satu Minggu seluas sudah normal," tegasnya.

Sementara itu, Camat Seluas Yustinus K, memastikan semua bantuan yang diberikan khususkan di kecamatan Seluas sudah disalurkan ke warga terdampak banjir. Oleh karena itu, ia berharap bantuan yang diberikan baik pemerintah, pihak swasta, donatur dan lain-lain dapat membantu meringankan warga terdampak. Yustinus juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan bagi warga Seluas dan warga umumnya terdampak banjir.

"Bantuan sudah kita serahkan sesuai dengan jumlah warga tedampak di tiga desa di kecamatan Seluas. Bantuan tersebut sudah sampai di desa, dusun dan RT masing-masing," pungkasnya. (Nar)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda