Bengkayang post authorKiwi 23 Juni 2021

Wisata Sepadang Hill Masuk Nominasi API 2021, Bupati Darwis Minta Masyarakat Bantu Vote

Photo of Wisata Sepadang Hill Masuk Nominasi API 2021, Bupati Darwis Minta Masyarakat Bantu Vote Istimewa

BENGKAYANG, SP - Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis meminta dukungan seluruh masyarakat kabupaten Bengkayang, dan Kalbar pada umumnya untuk membelikan vote sebanyak-banyaknya - untuk wisata Sepadang Hill yang masuk nominasi API (Anugerah Pesona Indonesia) tahun 2021.

Sepadang Hill atau dikenal Bukit Sepancong spot 2 yang terletak di Desa Cipta Karya, Kecamatan Sungai Betung, Kabupaten Bengkayang masuk dalam nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2021.

Bukit Sepancong merupakan salah satu destinasi wisata populer yang ada di kabupaten Bengkayang, Kalbar saat ini. Bukit dengan ketinggian 400an mdpl, menawarkan sensasi yang berbeda kepada para pengunjung. Para pengunjung akan dimanjakan dengan lautan awan, termasuk sunrise dan sunset.

Sepadang Hill fokus dikelola oleh kelompok komunitas pencinta alam Tana'k Panyanggar, dan juga dikembangkan oleh BumDes Cipta Karya bersama Pokdarwis Sepadang Hill.

Saat ini sudah berjalan tahun ke-2. Sejak dikenal dan dibuka awal tahun 2020 hingga sekarang, jumlah pengunjung mencapai 6. 834 orang dengan omzet diatas 100 jutaan. Bak bukit diatas awan, Sepadang Hill bersaing dengan sembilan daerah di Indonesia yang masuk sebagai nominasi.

Sebagaimana diketahui, API 2021 ini diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Vote tersebut dimulai tanggal 1 Juli hingga 31 Oktober 2021, dengan cara Ketik API 10G kirim ke 99386.

"Kita meminta masyarakat dan juga Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ada di lingkungan Pemkab Bengkayang memberikan dukungan. Sehingga dengan dukungan terhadap dapat menjadikan Sepadang Hill sebagai destinasi dalam kategori Dataran Tinggi menjadi yang terbaik," ucap Darwis, Selasa (23/6).

Lanjut ia, Bengkayang patut berbangga karena dianugerahi panorama alam yang indah dan tempat wisata yang unik.

"Luar biasa Bengkayang, wisata Bukit Sepancong dikenal karena bukitnya, alamnya yang indah dan unik. Jadi saya harap semua dapat memberikan dukungan, dan memberikan vote sebanyak-banyaknya," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bengkayang, dr. I Made Putra Negara menyatakan, Sepadang Hill merupakan salah satu Destinasi yang ada di Kabupaten Bengkayang yang saat ini masuk Nominasi dalam ajang Anugrah Pesona Indonesia (API) 2021 dalam kategori "Dataran tinggi terpopuler" .

"Sepadang Hill masih harus berjuang , karena masih harus bisa bersaing dengan 9 destinasi lainnya yang masuk nominasi API, dalam kategori yang sama," ujar Made.

Oleh karena itu lanjutnya, untuk menjadikan Sepadang Hill terbaik dari yang lain, perlu dukungan dari semua pihak terutama masyarakat Kabupaten Bengkayang, dan Kalbar pada umumnya.

"Melalui kesempatan ini, saya mengajak untuk melakukan Vote melalui SMS ; API 10G Kirimkan ke 99386. Vote mulai dihitung sejak tanggal 1 Juli sampai 31 Oktober 2021. Mohon dukungan dari masyarakat ya," harapnya.

Lebih jauh Made menjelaskan, API merupakan rangkaian kegiatan tahunan tingkat nasional yang diselenggarakan dalam upaya membangkitkan apresiasi masyarakat terhadap Pariwisata Indonesia.

Disamping itu penyelenggaraan API juga bertujuan untuk mendorong peran serta berbagai pihak terutama Pemerintah Daerah untuk lebih berupaya dalam mempromosikan pariwisata didaerahnya masing-masing.

"Pada penyelenggaraannya, API dimulai dengan memberikan kesempatan kepada seluruh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, dibawah koordinasi Pemerintah Daerah tingkat Provinsi, melalui Kepala Dinas Pariwisata untuk memberikan usulan nominasi bagi setiap kategori yang telah ditentukan Panitia dan Komite Seleksi," kata Made.

Kemudian semua usulan nominasi tersebutakan diseleksi kembali oleh Komite Seleksi untuk ditentukan menjadi nominasi API.

Sementara itu, Komite Seleksi sendiri terdiri atas perwakilan dari berbagai unsur yang terlibat dalam Pariwisata Indonesia (ABCGM), seperti akademisi dari sekolah tinggi atau akademi pariwisata, jurnalis pariwisata, asosiasi pariwisata, perwakilan Kementerian Pariwisata dan juga pengamat serta pelaku pariwisataitu sendiri.

Setelah itu kegiatan API dilanjutkan dengan mengajak masyarakatuntuk memilih destinasi ataupun obyek wisata yang terbaik ataupun terpopuler menurut pendapat mereka. Pemilihan dilakukan dengan cara memberikan suara(voting) bagi destinasi atau obyek wisata yang dipilih secara online ataupun dengan mengirimkan sms.

"Dari hasil pemilihan masyarakat tersebutlah akan didapatkan destinasi atau obyek wisata terpopuler pada setiap kategori," ujarnya.

Setelah pelaksanaan pemungutan suara(voting) ditutup, maka penyelenggaraan API diakhiri dengan pelaksanaan Malam Penghargaan API.

Pada saat itu, akan dilakukan penyerahan penghargaan bagi destinasi atau obyek wisata yang paling banyak terpilih. Penghargaan itu sendiri akan diberikan oleh Menteri Pariwisata Republik Indonesia kepada kepala Daerah (Gubernur, Bupati, Walikota) dimana destinasi wisata tersebut berada.

Kadisporapar Bengkayang ini mengatakan, bahwa Pada ajang API Tahun 2021, Kabupaten Bengkayang telah mengikutsertaakan beberapa Jenis Nominasi Objek Wisata untuk berkompetisi dalam 18 Kategori Anugerah Pesona Indonesia yang dilombakan, namun dalam proses seleksi Komite API Tingkat Nasional hanya Kategori Dataran Tinggi Objek Wisata “Sepadang Hills”Desa Cipta Karya, Kecamatan Sungai Bentung yang lolos seleksi nominasi API Tahun 2021.

Dalam proses Anugerah Pesona Indonesia ini Objek Wisata “Sepadang Hills” harus mampu berkompetisi dengan 9 Destinasi Dataran Tinggi lainnya di Indonesia dengan sistem pemungutan suara (voting) melalui Aplikasi API Award, Pooling SMS,Video (youtube channel) dan Web vote.

"Untuk memperoleh predikat API Dataran Tinggi Terpopuler tingkat nasional Tahun 2021,“Sepadang Hills” Kabupaten Bengkayang perlu dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Bengkayang melalui partisipasi voting SMS Ketik: API 10G kirim ke 99386 sebanyak mungkin mulai dari tanggal 1 juli 2021 sampai 31 Oktober 2021," tutur Made mengingatkan kembali.

"Pada 2019 Kabupaten Bengkayang pernah memperoleh nominasi Anugerah Pesona Indonesia Kampung Adat Terpopuler Bung Kupuak Kecamatan Jagoi Babang, semoga ditahun ini Kabupaten Bengkayang dapat kembali memperoleh nominasi API tingkat nasional," timpalnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cipta Karya, Benyamin Kalvin menambahkan, dengan masuknya Sepadang Hill sebagai wisata Dataran tinggi dalam nominasi API menunjukan bahwa ada pergerakan menuju kearah yang lebih baik untuk sebuah wisata pemula, yang merangkak mulai dari belum dikenal sampai kepada keadaan saat ini.

"Dan saya atas nama Pemerintah Desa Cipta Karya meminta dukungan dari masyarakat kabupaten Bengkayang pada umumnya dan masyarakat Desa Cipta Karya khususnya untuk mendukung kemajuan Pariwisata di kabupaten Bengkayang. Dan mendukung serta berpartisipasi untuk wisata alam Sepadang Hill lewat vote agar bisa mendapatkan nominasi API," pintanya.

Kemudian dimasa pandemi Covid-19 ini, Pengelolaan Sepadang Hill tetap mengacu pada peraturan dan protokol kesehatan Covid-19. Pengunjung wisata dibatasi menjadi 50 persen dari biasanya sebelum Covid-19.

"Dimasa pandemi ini kita tetap melakukan pembenahan dan membuka wisata sesuai dengan protokol kesehatan serta membatasi kuota pengunjung sebanyak 50 persen dari pengunjung hari normal sebelum pandemi," jelasnya.

Kalvin juga menuturkan, bagi para pengunjung juga disarankan agar tetap menjaga alam dengan tidak membuang sampah sembarangan, tidak menebang pohon atau mengambil tanaman apapun di sekitar lokasi wisata.

Sementara untuk administrasi pengelolaan wisata tetap mengacu kepada AD/ART Bumdes bersama unit usaha wisata.

"Dan mengenai tata laksana buka tutup kita tetap mengacu kepada aturan pemerintah. Saya mohon dukungan dari semua masyarakat untuk memberikan vote pada Sepadang Hill agar bisa jadi terbaik," pungkasnya.

Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Satu tahun berlalu, Pandemi Covid-19 belum ada tanda-tanda berakhir. Dampak dari pandemi hampir di semua sektor, termasuk sektor pariwisata.

Namun untuk tetap bangkit, dan bertahan, berbagai upaya pemerintah , pelaku usaha, Pengelola wisata dalam memulihkan ekonomi terutama di Kalbar. Geliat ekonomi dan pariwisata pun harus tetap berjalan.

Pembatasan kunjungan tetap diberlakukan demi mendukung upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19. Penurunan omzet kunjungan sangat dirasakan oleh Pokdarwis Sepadang Hill. Wisata yang buka pada musim Covid-19 bukan suatu halangan, tentu menjadi sebuah peluang bagaimana tetap bertahan.

Ketua Komunitas Tana'k Panyanggar Kalbar yang juga Pengelolaan Pokdarwis Sepadang Hill, Hatari menyatakan, Wisata Sepadang Hill dibuka bertepatan dengan maraknya pandemi Covid-19. Sehingga secara omzet dari penjualan tiket masuk menurun dari beberapa bulan sebelum Corona merambah di Bengkayang.

"Kebetulan saat kita baru buka bertepatan dengan merebaknya pandemi, jadi sebenarnya hasil yang kita dapat sekarang itu omzetnya baru separuh dari kondisi normal," ujarnya.

Omzet pun dipengaruhi adanya larangan jumlah pengunjung wisata, dan seringnya keadaan buka tutup tempat wisata.

"karena disaat mau berkunjung tapi destinasi lagi tutup, namun ada keadaan yang sebaliknya, saat destinasi buka di hari libur, namun situasi daerah lagi PPKM. Dan juga ada pembatasan kuota pengunjung yang dibatasi 50 persen, kita hitung dengan daya tampung camping ground yang tersedia," ceritanya.

Namun kata Hata, untuk tetap mampu bertahan di kondisi begini, pengelola harus bisa inovatif dan bisa menjalankan wisata dengan menerapkan prokes.

Apalagi wisata outdoor seperti ini cocok untuk kondisi sekarang, yang mana harus menjaga imunitas tubuh, jaga jarak, jaga kebersihan, melestarikan lingkungan. Selain itu, bisa juga menikmati keindahan alam dan mencari ketenangan.

"Pengelola bisa membuat Sistim Operasional Prosedure (SOP) sebagai panduan menjalankan operasional destinasi wisatanya agar mampu bertahan dan beradaptasi dengan situasi sekarang ini," tuturnya.

Ia menambahkan, agar bangkitkan geliat ekonomi ditengah pandemi, tentu wisata tetap harus buka tentu disamping itu masyarakat juga harus dengan ketat menerapkan Prokes Covid-19. (Nar)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda