Bengkayang post authorKiwi 24 November 2022

Bupati Darwis Minta Ormas Jadi Mitra Pemda, Tingkatkan Sinergitas Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Photo of Bupati Darwis Minta Ormas Jadi Mitra Pemda, Tingkatkan Sinergitas Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Bupati Darwis Minta Ormas Jadi Mitra Pemda, Tingkatkan Sinergitas Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Bengkayang,SP– Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Bengkayang lewat Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkayang menyelenggarakan Sosialisasi dan Pembinaan Organisasi Kemasyarakatan di Bidang Perempuan dan Anak Tahun 2022. Giat tersebut dihelat di Aula tertutup Lantai V Kantor Bupati Bengkayang, kemarin siang.

Giat tersebut dibuka oleh Bupati Bengkayang, yang dalam kesempatan tersebut turut diikuti sejumlah unsur terkait. Diantaranya Dandim 1201 Singkawang, Perwakilan Polres Bengkayang, Perwakilan BNN Kabupaten Bengkayang, Pengadilan Negeri Bengkayang, Perwakilan Kejaksaan Negeri Bengkayang, Kepala Instansi vertikal Kabupaten Bengkayang, Kepala OPD dilingkungan Kabupaten Bengkayang, serta Para Ketua Organisasi Perempuan dan Anak di Kabupaten Bengkayang.

Pada kesempatan itu, Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis berharap agar melalui kegiatan ini, sinergitas dan koordinasi antara Pemda Kabupaten Bengkayang dengan organisasi kemasyarakatan (ormas) setempat dapat berjalan dengan baik. Sehingga hal tersebut dapat menciptakan kondisi dan situasi sesuai dengan yang diharapkan bersama.

"Kita mau ormas kedepan bisa bergerak sebagai penyalur aspirasi masyarakat," katanya.

Dalam hal ini, sambung Bupati Darwis, tujuan yang diharapkan adalah agar ormas yang ada di Kabupaten Bengkayang kedepannya bisa menjadi mitra Pemerintah Daerah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Terutama dalam memberikan ide kepada Pemda dalam menyusun kebijakan dan perencanaan pembangunan serta wadah komunikasi pemerintah.

Kedepan, Darwis juga berpesan kepada semua ormas yang ada di Kabupaten Bengkayang, untuk setidaknya mempunyai kantor ataupun sekretariat resmi. Hal itu diperlukan agar apabila diperlukan, koordinasi antara Pemda kepada ormas maupun sebaliknya bisa dilakukan dengan baik.

“Ormas juga hendaknya melaporkan setiap kegiatan kepada Pemda. Dalam hal ini dapat disampaikan kepada Badan Kesbangpol Kabupaten Bengkayang, agar kemudian bisa ditindaklanjuti secara bersama-sama," ujarnya.

Darwis juga mengajak Ormas khususnya di bidang Perempuan dan anak untuk dapat meningkatkan sinergisitas dan berperan aktif dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Bengkayang. Bupati menilai, kasus kekerasan yang menimpa kaum perempuan dan anak di Kabupaten Bengkayang sangat marak terjadi, dan tergolong tinggi.

"Pembinaan ormas di bidang perempuan dan anak mesti ditingkatkan, agar dapat berperan aktif mencegah kekerasan terjadi di daerah," imbuhnya.

Bupati Darwis tak ingin, bilamana kasus kekerasan yang menimpa kaum perempuan dan anak dibiarkan, akan menjadi bom waktu yang bisa membuat banyak masyarakat trauma. Terkait hal itu, kasus kekerasan perempuan dan anak tersebut, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersinergi dengan berbagai pihak agar dapat cepat tanggap dengan keadaan yang terjadi di lingkungan sekitar.

"Ketika mendengar atau melihat adanya kekerasan terhadap perempuan dan anak, masyarakat diminta untuk segera melapor ke UPTD PPA Bengkayang,"imbaunya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol kabupaten Bengkayang, Yakobus menambahkan, sosialisasi dan pembinaan Ormas tersebut sebagai momentum memberikan informasi terkait dengan isu perempuan dan anak di Bengkayang. Selain itu, sebagai ajang silaturahmi untuk menjalin komunikasi antar ormas dengan pemerintah daerah. Dengan begitu kata Ia, akan ada kesepahaman bersama untuk mencapai tujuan negara berdasarkan Pancasila dan UU.

"Kegiatan ini fokus pada Ormas di bidang perempuan dan anak. Mengingat maraknya kasus kekerasan dan asusila pada perempuan dan anak. Ini tentu menjadi perhatian kita bersama," ucapnya.

Yakobus juga menambahkan, sosialisasi tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan peran ormas untuk melindungi perempuan dan anak terhadap potensi buruk yang menimpa (kekerasan). Selain itu, juga untuk mengoptimalkan fungsi ormas dalam pengawalan dan berpartisipasi terhadap pembangunan daerah. Membangun komunikasi yang baik antar organisasi, dan mengintensifkan pembinaan dan sosialisasi regulasi daerah, sehingga setiap pengurus ormas memahami regulasi yang ada.

"Selain itu juga mensosialisasikan Perbup nomor 75 tahun 2022 tentang pedoman pembentukan forum komunikasi organisasi kemasyarakatan (Forkomas) kabupaten Bengkayang, dan pembentukan Forkomas peduli Perempuan dan Anak di Kabupaten Bengkayang," pungkasnya. (Nar)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda