Bengkayang post authorKiwi 28 Maret 2023

DPRD Bengkayang Gelar Paripurna Istimewa, Bupati Darwis Sampaikan LKPJ TA 2022

Photo of DPRD Bengkayang Gelar Paripurna Istimewa, Bupati Darwis Sampaikan LKPJ TA 2022 DPRD Bengkayang Gelar Paripurna Istimewa bersama Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis yang menyampaikan LKPJ tahun anggaran 2022.

Bengkayang,SP - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menggelar sidang paripurna istimewa terkait penyampaian laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Bengkayang tahun anggaran 2022, bertempat di Ruang Sidang DPRD Bengkayang, pada senin (27/3) petang.

Memimpin jalannya paripurna istimewa, Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus. Dalam paripurna itu, Fransiskus mengatakan, bahwa sidang ini dilakukan dalam rangka menjalankan Pasal 71 ayat (2) undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-undang Nomor 1 tahun 2022 tentang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, yang mengatur laporan keterangan pertanggungjawaban kepala daerah yang kemudian disampaikan kepada DPRD setelah tahun anggaran berakhir.

Adapun, sambung Fran, LKPJ tersebut memuat laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam satu tahun anggaran.

"Yang mana dalam hal ini DPRD memiliki wewenang untuk meminta LKPJ kepada Pemerintah dalam penyelenggaraan Pemda Kabupaten/Kota," ucap Fran.

Dalam hal ini, dia menjelaskan, DPRD Kabupaten Bengkayang sudah menjadwalkan rapat paripurna istimewa terkait LKPJ Bupati Bengkayang tahun anggaran 2022 sesuai dengan apa yang tertuang dalam keputusan pimpinan DPRD nomor 03/PIMP/2023 tentang jadwal kegiatan DPRD kabupaten Bengkayang di bulan Maret 2023.

"Ini kita lajukan untuk memenuhi kewajiban sebagaimana dimaksud. Nantinya LKPJ yang disampaikan oleh Bupati akan dibahas kembali oleh DPRD Kabupaten Bengkayang untuk diberikan rekomendasi perbaikan tentang penyelenggaran pemerintah daerah," ujarnya.

"Tentunya ini menyesuaikan dengan ketentuan paaal 71 ayat (3) Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terkahir dengan Undang-undang nomor 1 tahun 2022 tentang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah," paparnya.

 

Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, dalam LKPJ Kabupaten Bengkayang tahun anggaran 2022, menegaskan, selama dua tahun kepemimpinan Darwis-Rizal selalu senantiasa meneguhkan komitmen secara konsisten melaksanakan visi, misi, arah kebijakan, dan program prioritas pembangunan daerah kabupaten Bengkayang. Terutama menyesuaikan dengan apa yang telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah daerah (RPJMD) kabupaten Bengkayang.

"Sesuai dengan tahapan pembangunan tahunan dalam RPJMD 2021-2026, sejauh ini kita diarahkan pada tahun kedua (2022) untuk tahap pemantapan, yaitu percepatan penyediaan infrastruktur dasar dan perbaikan tata kelola pemerintahan," ungkap Sebastianus Darwis.

Darwis menjelaskan pada tahap ini dibutuhkan upaya maksimal, terutama dari aspek regulasi daerah, perencanaan, dan penganggaran.

"Kita ketahui bersama percepatan pembangunan infrastruktur memiliki peran strategis, sebagai prasyarat untuk menarik investasi dan mendorong kembali normalnya pertumbuhan ekpnomi disekitar angka lima persen hingga tahun 2026 nantinya," bebernya.


Kemudian untuk sektor perbaikan tata kelola pemerintahan (birokrasi), Bupati Darwis menjelaskan masih dibutuhkan penyesuaian regulasi dan manajemen pemerintahan. Dalam hal ini, sambungnya, Pemda Bengkayang masih terus mengejar pemantapan pemulihan ekonomi yang dibarengi dengan birokrasi yang sederhana, melayani, dan memudahkan.

Berkenaan dengan itu pula, dia menuturkan diperlukan adanya mekanisme kerja baru yang mengandalkan penggunaan teknologi informasi, sebagai infrastruktur pendukung.

"Artinya pada tahapan ini sasaran utama pembangunan daerah adalah mengarah pada terwujudnya sinergi antara pembangunan infrastruktur yang dibarengi engan perbaikan tata kelola birokrasi yang tentunya membantu pemantapan pemulihan ekonomi daerah," terangnya.

Orang nomor satu di Bumi Sebalo itu juga membeberkan, selama dua tahun kebelakang, Pemda Bengkayang di era pemerintahan Darwis-Rizal juga sudah menjalankan berbagai program strategis yang bersifat positif dan bahkan dampaknya sudah dirasakan oleh masyarakat langsung. Salah satu yang paling nyata adalah berbagai capaian pembangunan di Kabupaten Bengkayang, selama waktu tersebut.

"Hasil pembangunan sejauh ini sekiranya bisa dijadikan bahan evaluasi kita bersaman untuk lebih meningkatkan kinerja dalam membangun Bengkayang," ucapnya.

"Dan tentunya seluruh pembangunan yang sudah dilaksanakan ini merupakan implementasi dari visi pembangunan kabupaten Bengkayang tahun 2021-2026, demi mewujudkan kabupaten Bengkayang maju, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing ditopang pemerintahan yang bersih dan terbuka," timpalnya.

Dalam upaya mewujudkan visi itu, dia juga menjelaskan perlu dirumuskan misi yang menjelaskan ruang lingkup prioritas dalam melaksanakan berbagai kegiatan. Hal ini dimaksudkan agar arah setiap program dan kegiatan menjadi lebih jelas dan dapat menciptakan keadaan yang dapat membuat kehidupan masyarakat di daerah dapat berlangsung lebih efektif, serta memiliki peran penting untuk memberi pengaruh dan mendukung kemajuan daerah.

Lebih jauh, dia juga membeberkan dalam penyampaian LKPJ tersebut dilakukan berdasarkan pada peraturan Bupati Bengkayang Nomor 1 Tahun 2022 tentang penjabaran anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2022. Sebagaimana telah diubah dengan peraturan Bupati Bengkayang Nomor 11 tahun 2022 tentang Perubahan atas peraturan Bupati Bengjayang Nonor 1 tahun 2022 tentang pendapatan anggaran pendapatan dan belanja daerha (APBD) tahun anggaran 2022 dan sebagaimana peraturan Bupati Bengkayang nomor 67 tahun 2022 tentang penjabaran perubahan APBD daerah kabupaten Bengkayang tahun anggaran 2022 adalah sebesar 1.441.632.929.931,00 dengan total realisasi sebesar 1.273.343.349.706,77.

"Sementara untuk realisasi pendapatan menurut jenis pendapatan, realisasi belanja menurut jenis belanja, realisasi pembiayaan menurut jenis pembiayaan, dan capaian pelaksanaan program dan kegiatan belum dapat disajikan karena sampai saat disusunnya buku LKPJ, dan sampai saat ini belum ada data rinci yang disampaikan dari perangkat daerah yang menangani," paparnya.

"Hal itu dikarenakan bagian tata Pemerintahan Setda Kabupaten Bengkayang sedang mengalami kendala teknis," sambung Bupati Darwis.

Disamping itu, dia juga mengungkapkan terkait capaian yang telah diperoleh selama tahun 2022 oleh Pemda Bengkayang, dengan sendirinya akan menjadi sebuah titik banding (benchmark) baru bagu pembangunan selanjutnya.

"Kami selaku pemerintah daerah sangat mengharapkan dukungan dan partisipasi aktif dari berbagai pihak. Baik itu elemen pemerintahan pada setiap level, termasuk diantaranya lembaga legislatif, para stakeholder, dan tentunya seluruh komponen masyarakat kabupaten Bengkayang," harapnya.

"Hal ini diperlukan agar kita bersama-sama dapat saling bahu-membahu membangun kabupaten Bengkayang menjadi lebih maju dan baik lagi," tandasnya. (Nar).

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda