Bisnis post authorBob 06 Desember 2021

Kenalkan Program Unggulan, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Panen Serentak Tanaman Sorgum di Perbatasan

Photo of Kenalkan Program Unggulan, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Panen Serentak Tanaman Sorgum di Perbatasan Kenalkan Program Unggulan, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Panen Serentak Tanaman Sorgum di Perbatasan

BENGKAYANG, SP - Dalam mendukung gerakan Food Estate yang dicanangkan Presiden RI, Joko Widodo, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns panen produk unggulan tanaman sorgum secara serentak yang terpusat di Dusun Risau, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang.

Demikian dikatakan Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns, Letkol Inf Hendro Wicaksono, S.I.P dalam keterangan tertulisnya di Makotis Entikong, Kabupaten Sanggau, Sabtu (4/12/2021).

Dansatgas mengatakan sebelum bertugas kami memiliki dua program unggulan yaitu menanam sorgum dan kemiri di perbatasan dan kami telah menanam sorgum secara serentak pada bulan Juli 2021 yang di pusatkan di Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang yang pada akhirnya sesuai dengan perkiraan waktu maka kami memanen sorgum dan mengedukasi masyarakat cara pengolahannya.

“Seperti kami beritahukan sebelumnya kepada masyarakat bahwa tanaman sorgum memiliki banyak manfaat yang merupakan tanaman serbaguna yang dapat dipergunakan sebagai sumber pangan, pakan ternak dan bahan baku industri dan sebagai sumber pangan sorgum memiliki keunggulan di bandingkan sereal lain sebagai makanan sehat pengganti beras,” terang Dansatgas.

Di sepanjang 28 pos Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns kami menanam tanaman sorgum dengan luas lahan keseluruhan sekitar ± 20 Ha dengan perhitungan masing-masing pos memiliki luas lahan tanam  ± 0,5 sampai dengan 1.5 Ha.

“Setelah berjalan kurang lebih 4 bulan sesuai perkiraan kami melakukan panen sorgum yang dipusatkan di di Dusun Risau, Kecamatan Jagoi Babang, Kabuaten Bengkayang dipimpin oleh Wadan Satgas Mayor Inf Didik Lipur yang dihadiri oleh Forkompimcam, instansi terkait dan juga masyarakat setempat,” ujar Dansatgas.

Pada saat panen, Satgas Pamtas juga mengedukasi masyarakat mengenai pembuatan tanaman sorgum untuk batang sorgum dapat diolah menjadi gula merah dan gula cair, biji sorgum dapat diolah menjadi bahan pengganti nasi yang sangat bermanfaat terutama dikonsumsi bagi penderita diabetes karena mengandung kadar gula rendah juga dapat diolah menjadi tepung sebagai bahan pembuatan roti sedangkan hasil perasan batang sorgum maupun daun tanaman sorgum dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak.

Di tempat terpisah Wadan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns, Mayor Inf Didik Lipur mengatakan budidaya Sorgum dalam rangka Food Estate sebagai salah satu program unggulan Satgas pamtas Yonif mekanis 643/Wns bisa menjadi usaha baru bagi para warga di wilayah perbatasan.

“Apalagi dengan biaya produksi yang sangat rendah dan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dan daerah,” katanya.

Ucapan terima kasih yang disampaikan oleh Kasi Teritorial Kecamatan, Mael kepada personel Satgas Pamtas Yonif Mekanis Mekanis 643/Wns yang telah memperkenalkan program unggulan tanaman sorgum kepada masyarakat.

“Semoga nantinya program sorgum ini akan di teruskan dan dibudidayakan oleh warga sebagai usaha baru yang sangat juga dengan hasil panen yang sangat bermanfaat sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dan daerah,” kata Mael.  (*)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda