Finance post authorShella 09 Februari 2022

Muhammadiyah Luncurkan MieMu, Produk Mi Instan Berbahan Tepung Singkong

Photo of Muhammadiyah Luncurkan MieMu, Produk Mi Instan Berbahan Tepung Singkong

SOLO, SP – Salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, Muhammadiyah, baru saja meluncurkan mi instan yang diberi nama MieMu.

Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surakarta yang meluncurkan produk MieMu, mengungkapkan bahwa MieMu berbahan dasar tepung singkong atau mocaf. Produk ini diklaim lebih sehat karena rendah gula.

"Kebutuhan mie sehat itu semakin hari semakin luas. Apalagi mi berbahan mocaf. Keinginan menyediakan pangan yang sehat, harga terjangkau dan berkualitas untuk masyarakat inilah yang menjadi dasar pemikiran awal," tutur Ketua MEK PDM Solo, Umar Hasyim, belum lama ini, melansir kumparan.com.

Nurul Khawari, Sekretaris Pelaksana dan PIC MieMu, mengatakan bahwa awal mula tercetusnya ide bisnis ini karena MEK Solo memikirkan usaha produktif apa yang bisa membangun jejaring bisnis yang baik serta memiliki potensi usaha yang cukup menarik di tengah pandemi covid-19.

"Lahirlah keinginan untuk mendirikan MieMu ini, prosesnya cukup lama sekitar enam bulan lebih dari tahun kemarin. Kita test food bersama pimpinan Muhammadiyah, kemudian kita merumuskan beberapa hal terkait pembentukan bisnis usaha pembuatan mi," paparnya.

Nurul melanjutkan, setelah persiapan bisnis MieMu ini dirasa cukup, MEK Solo melakukan soft launching MieMu yang sudah dilakukan selama seminggu ini. Tak disangka, peminat produk ini sudah membeludak datang dari berbagai daerah, meski baru saja diluncurkan.

"Bisa disebut membeludak ya permintaannya. Sampai hari ini, sudah ada lebih dari 2.000 yang meminta jadi agen, sekitar 1.500 lebih itu sudah jadi agen, selebihnya masih mau icip-icip (mencicipi)," ungkap Nurul.

"Bahkan kemarin, ada yang minat mau dikirimi dari Sudan, Afrika, Amerika, Malaysia. Sudah banyak permintaan dari luar negeri, cuma kami masih menjangkau wilayah-wilayah sini dulu, Jakarta atau Pulau Jawa dulu. Sesegera mungkin kita ke luar Jawa," tandasnya. (*)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda