Gaya Hidup post authorPatrick Waraney 29 Desember 2020 99

Alamak, Pistol James Bond Laku Rp 3,6 miliar!

Photo of Alamak, Pistol James Bond Laku Rp 3,6 miliar! Salah satu sekuel film James Bond yang diadaptasi dari komik legendaris berjudul sama.(Foto: Eon Productions)

''Saya akan menulis sebuah cerita mata-mata yang sekaligus akan mengakhiri cerita mata-mata lainnya..." (Ian Flemming, Wartawan Inggris & Penulis Novel James Bond)

 

PECANDU film Hollwood berusia 40-an ke atas pasti kenal James Bond?  Sepak terjang agen rahasia Inggris bernama James dengan kode 007 ini adalah hasil imajinasi dari Ian Fleming, seorang wartawan Inggris.

Novel yang produktif ditulis oleh Flemming pada 1953-1964 ini, menceritakan tentang agen rahasia Inggris Secret Intellegence Service (SIS) atau dikenal dengan nama M16 ini. Berkode rahasia 007, James kerap pula menggunakan nama samaran: Universal Exports.

Novel ini kemudian diadaptasi ke layar lebar sampai bersekulel-sekuel sehingga menjadi aikon perfilman Hollwood. Jadi, tak heran pula jika Julien’s Auctions, sebuah rumah  lelang di Beverly Hills, Hollwood, Amerika Serikat, dipercaya untuk melelang beragam memorabilia dari salah satu produksi lama film tersebut.

Salah satu properti tersebut adalah replika pistol yang digunakan oleh pemeran James Bond dalam serial pertama film ini yang berjudul Dr No. Dilansir Voice of America (23/12), pistol tersebut baru-baru ini  terjual senilai Rp 3,6 miliar.  Pembelinya adalah seorang warga negara AS yang minta jatidirinya tak disebutkan.

Pistol jenis Walther PP dari film yang dibintangi oleh Sean Connery pada 1962 ini, menjadi sorotan dalam acara lelang mewah yang berlangsung selama empat hari. Lelang tersebut menjual dua ribu benda memorabilia bekas para selebriti termasuk pistol ini. Menurut Martin Nolan, Direktur Eksekutif Julien’s Auctions, pistol tersebut merupakan alat peraga yang sangat penting dalam film pertama serial James Bond.

Melalui Dr  No, para penggemar James Bond juga dapat mengenang mendiang Sean Connery yang meninggal pada Oktober 2020. Sebeluim laku terjual, Nolan memperkirakan pistol tersebut hanya akan dihargai setidaknya 150 ribu- 200 ribu dolar AS, atau sekitar Rp 2,1- 2,8 miliar saja.

Walau perkiraan nilai di bawah harga penjualan, Nolan sudah memperkirakan bahwa pistol tersebut akan laku terjual dengan harga yang lebih tinggi mengingat Sean Connery belum lama wafat.

 Perokok dan Perayu Wanita

James Bond 007 (lebih terkenal dengan sebutan James Bond, Agen 007 atau JB) merupakan karakter fiksi ciptaan yang diciptakan Fleming pada 1953  yang kemudian muncul dalam dua belas novel serta dua koleksi cerita pendek.  Karakter ini kemudian digunakan dalam waralaba media film terlaris dan tersukses di seluruh dunia yang dimulai pada 1962 lewat film Dr No.

Setelah Fleming wafat pada 1964, penulisan novel James Bond dilanjutkan oleh Kingsley Amis (sebagai Robert Markham), disusul John PearsonJohn GardnerRaymond BensonSebastian FaulksJeffery DeaverWilliam Boyd,  dan Anthony Horowitz. Selain itu, dilansir dari Wikipedia, Christopher Wood menovelisasi dua film.

Charlie Higson kemudian menulis cerita tentang James Bond usia muda, dan beberapa penulis lain mendapat kepercayaan untuk mengembangkan cerita James Bond non-resmi. Ada 24 film yang dirilis dan termasuk dalam seri produksi resmi Eon Productions.

Film-film  terakhir ini antara lain Spectre yang dirilis pada 26 Oktober 2015 (untuk kawasan Inggris). Selain versi Eon, pihak produser lain juga mencoba mengembangkan cerita James Bond dalam beberapa variasi: sandiwara radio, komik, dan permainan video.

Film-film produksi Eon Productions disebut juga sebagai film resmi (official) setelah hak produksinya dibeli oleh produser Harry Saltzman pada akhir dekade 1950-an.

Ide menulis cerita tentang James Bond  sendiri muncul ketika Fleming pada Januari 1952 berlibur di Jamaika. Nama James Bond diambilnya dari seorang ahli burung asal AS yang juga pengamat burung dari Karibia. Dukisahkan bahwa  Orang tua James Bond adalah Andrew Bond dari Skotlandia, dan ibunya Monique Delacroix dari Canton de Vaud, Swiss. Asal keduanya disebutkan dalam On Her Majesty's Secret Service.

Fleming menambahkan unsur Skotlandia dalam James Bond setelah melihat karakter Sean Connery dalam Dr. No. Sementara karakter Swiss ditambahkan karena Fleming masih memiliki darah Swiss. Sebuah rencana, tetapi gagal direalisasikan, Fleming sempat merencana menulis sebuah novel Bond yang menceritakan tentang asal usul ibunda Bond.

Setelah menyelesaikan manuskrip untuk Casino Royale, Fleming lantas memberikan naskah tersebut pada teman, yang kelak menjadi editor novel James Bond original, penyair William Plomer untuk membacanya.  

Plomer ternyata menyukainya dan memberikannya kepada Jonathan Cape, yang awalnya tidak terlalu suka dengan karakter ciptaan Fleming itu. Akhirnya Cape memutuskan untuk menerbitkannya pada 1953 setelah mendapatkan rekomendasi dari kakak tertua Fleming, Peter yang juga menjadi penulis tentang ragam daerah dan tempat.

Beberapa pengamat setuju bahwa James Bond seolah-olah menjadi biografi tidak resmi dari Ian Fleming: seorang perayu wanita. Baik Fleming dan Bond merupakan lulusan dari sekolah yang sama, memiliki makanan kesukaan yang sama (telur dadar dan minum kopi), memiliki kegemaran yang sama (minum, merokok, dan mengenakan pakaian kemeja lengan pendek), dan sempat bekerja di angkatan laut dengan level komandan.

Pada 1953 hingga kematiannya 1964, Fleming telah menulis dan merilis 12 novel dan satu cerita pendek (satunya lagi diterbitkan setelah wafatnya Fleming).

Dalam biografi resminya,Fleming mengaku sudah merencanakan karier menulis sejak masih bertugas sebagai anggota kesatuan intelejen Angkatan Laut Inggris saat Perang Dunia II. Fleming kemudian berujar kepada temannya: "Saya akan menulis sebuah cerita mata-mata yang sekaligus akan mengakhiri cerita mata-mata lainnya."***(001)

 

 

 

 

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda