Info Anda post authorBob 05 Maret 2021 54

Berkendara Aman di Musim Hujan, Safety Riding Astra Motor Kalbar Kampanye Keselamatan Berkendara

Photo of Berkendara Aman di Musim Hujan, Safety Riding Astra Motor Kalbar Kampanye Keselamatan Berkendara Berkendara Aman di Musim Hujan, Safety Riding Astra Motor Kalbar Kampanye Keselamatan Berkendara

MEMBERIKAN safety riding education adalah tugas utama dari safety riding education Astra Motor Kalbar. Banyak kalangan menjadi sasaran kampanye berkendara yang selalu digaungkan oleh main dealer Sepeda Motor Honda di Kalbar ini.

Salah satu materi yang diberikan adalah berkendara yang aman dan nyaman di musim hujan. Ada beberapa tips berkendara di musim hujan yang diberikan oleh Astra Motor Kalbar.

Sosialisasi yang dilakukan Astra Motor Kalimantan Barat merupakan kegiatan yang memberikan padangan luas terhadap pengendara pada keselamatan berkendara.

Yang pasti harus dilakukan adalah menggunakan riding gear yang sempat membuat gerah, susah bergerak hingga tidak keren. Di rumah pandangannya bahwa menggunakan riding gear itu aman dan keren atau safety and style.

“Safety riding education yang diberikan ialah bagaimana agar berkendara yang aman dan nyaman di musim hujan,” kata Prastya Agusta, selaku Instruktur Safety Riding Astra Motor Kalbar.

Manager Marketing Astra Motor Kalbar, Antofany Yusticia Ahmadi mengungkapkan, safety riding education yang diberikan merupakan salah satu kepedulian pihaknya terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain ketika berkendara.

“Astra Motor Kalbar memberikan pendidikan keselamatan berkendara saat musim hujan, yang aman dan nyaman hingga membuat dirinya aman dan orang lain,” tuturnya.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan supaya aman selama berada di jalan raya.

1. Periksa kendaraan secara berkala

Layaknya tubuh, motor juga butuh check-up. Lakukan pemeriksaan berkala di bengkel, apakah ada masalah pada mesin, ban, rem, dan sebagainya. Jangan tunggu sampai kendaraan Anda bermasalah di jalan.

2. Kenali diri

Ketika Anda dibawah pengaruh alkohol, merasa mengantuk, minum obat yang membuat ngantuk, atau merasa tidak enak badan, maka jangan menyetir.

Jika Anda memaksakan diri untuk menyetir maka resikonya sangat luar biasa baik, bagi diri sendiri maupun orang lain. Kalau Anda memiliki rabun ayam, hindari menyetir setelah gelap.

3. Perlahan tapi pasti

Jagalah kecepatan stabil untuk menghindari tabrakan dengan mobil lain atau pejalan kaki. Tetapi jangan juga melaju terlalu lambat sehingga menghambat pengendara lain, itu sama berbahayanya.

4. Jangan bermain HP

Dengan teknologi di ujung jemari, “distracted driving” atau menyetir dengan perhatian yang terbelah semakin meningkat karena pengemudi cenderung memegang telepon genggam sambil di jalan.

Larangan penggunaan hp saat mengemudi, secara spesifik tidak diatur dalam UU No 22 Tahun 2009. Tapi, pengendara (yang menggunakan telepon genggam) bisa terjerat pasal 106 ayat 1 tentang pengemudi wajib mengendarai kendaraan dengan penuh konsentrasi.

Pengertian wajib mengendarai dengan penuh konsenterasi, mencakup melarang kegiatan-kegiatan yang mengganggu konsentrasi berkendara. Misalnya minum-minuman keras saat berkendara, mengkonsumsi obat terlarang dan menggunakan telepon genggam. Pastikan kedua tangan Anda harus senantiasa ada di roda kemudi. (mul)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda