Internasional post authorPatrick Sorongan 23 September 2021

Serangan Drone Teroris Dukungan Iran Ditangkis, Raja Salman: Sponsor harus Ditindak!

Photo of Serangan Drone Teroris Dukungan Iran Ditangkis, Raja Salman: Sponsor harus Ditindak! RAJA SALMAN - Raja Salman dari jarak jauh berpidato di sesi ke-76 Majelis Umum PBB dalam pesan yang direkam sebelumnya.(Foto: AP via Arab News)

RIYADH, SP - Pasukan koalisi Uni Emirat Arab (UEA) yang mendukung pemerintah sah Yaman berhasil menggagalkan gelombang serangan tiga unit pesawat tak berawak (drone) gerombolan teroris Houthi dukungan Iran di Khamis Mushayt, kota di selatan Ibukota Kerajaan Arab Saudi.

Gelombang serangan drone tersebut pada Rabu, 22 September 2021 waktu setempat, dilansir Suara Pemred dari Arab News, Kamis, 23 September 2021, terjadi dua hari setelah pasukan koalisi juga menggagalkan serangan bom perahu di Kota Hodeidah.

Dalam sebuah pernyataan, koalisi UEA menyatakan,  satu drone diluncurkan pada pagi hari disusul dua uit lainnya.

Di Yaman, koalisi menyatakan telah menargetkan dan menghancurkan dua kapal milik milisi Houthi di kawasan Salif di Hodeidah.

Menurut pernyataan koalisi,  kedua kapal dihancurkan pada Senin, 20 September 2021, setelah pihaknya mendapat mengkonfirmasi bahwa kelompok teroris yang didukung Iran berencana untuk mengganggu navigasi maritim menggunakan kapal bermuatan bom.

Koalisi menambahkan bahwa pihaknya sedang memantau aktivitas pesawat tak berawak Houthi, dan mengambil tindakan tegas untuk melindungi warga sipil.

Kutukan Keras UEA dan Bahrain

UEA dan Bahrain mengutuk keras serangan itu,  dan menegaskan solidaritas mereka dengan Kerajaan Arab Saudi dalam semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi keamanan, keselamatan warga,  dan penduduknya.

Sementara itu dari Riyadh, Raja Salman menyatakan pihaknya  tetap  menentang Iran dalam mengembangkan senjata nuklir,  

Namun, Raja Salman  berharap bahwa pembicaraan awal antara Kerajaan Arab Saudi dan otoritas Iran dapat mengarah pada langkah-langkah yang membangun kepercayaan.

“Kerajaan menekankan pentingnya menjadikan Timur Tengah sebagai kawasan yang bebas dari semua senjata pemusnah massal,” katanya  dalam pidato yang direkam sebelumnya pada hari kedua Debat Umum Tahunan Tingkat Tinggi di sesi ke-76 Majelis Umum PBB di New York, AS.

“Oleh karena itu, kami mendukung upaya internasional, yang bertujuan mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir," tambanhnya.

Raja Salman: Iran Negara Tetangga

Dengan nada tinggi, Raja Salman menambahkan: “Iran adalah negara tetangga. Kami berharap pembicaraan awal kami dengan Iran akan mengarah pada langkah-langkah pembangunan kepercayaan yang konkret, langkah-langkah,  yang akan mencapai aspirasi kedua bangsa kami untuk hubungan kolaboratif.”

Namun ditambahkan, Kerajaan Arab Saudi sangat prihatin atas 'langkah-langkah Iran yang bertentangan dengan komitmennya serta deklarasi harian dari Iran bahwa program nuklirnya damai'.

Itu sebabnya, menurut Raja Salman,  Arab Saudi terus menghadapi ide-ide ekstremis berdasarkan kebencian dan pengucilan, kegiatan kelompok teroris dan milisi sektarian yang menghancurkan kehidupan dan bangsa.

 "Kerajaan Arab Saudi menekankan perlunya secara tegas 'menghadapi semua orang yang mendukung, mensponsori, membiayai atau melindungi kelompok teroris dan milisi sektarian,  atau menggunakannya untuk menyebarkan kekacauan, kehancuran, dan hegemoni,” tambahnya.

Raja Sakman mengutuk milisi Houthi di Yaman atas aktivitas militernya di negara itu. Serangan mereka yang sering ke Arab Saudi membuat Raja Salan menyatakan tidak akan mentolerir ancaman semacam itu terhadap Kerajaan Arab Saudi atau rakyatnya.

“Inisiatif perdamaian di Yaman yang diajukan oleh kerajaan Maret lalu,  harus mengakhiri pertumpahan darah dan konflik,” katanya.

“Itu seharusnya mengakhiri penderitaan rakyat Yaman, tetapi sayangnya, milisi teroris Houthi menolak solusi damai. Mereka telah menempatkan taruhan mereka pada opsi militer,  untuk mengambil alih lebih banyak wilayah di Yaman," lanjur Raja Salman.

“Kerajaan mempertahankan haknya yang sah untuk membela diri dalam menghadapi serangan rudal, serangan rudal balistik, dan penggunaan perahu jebakan terhadap kerajaan kita," tegas Raja Salman.(PWS)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda