Internasional post authorAju 29 Juli 2021

Vatikan Tetapkan Antonio Li Hui Wakil Uskup di Pingliang atas Usul China

Photo of Vatikan Tetapkan Antonio Li Hui Wakil Uskup di Pingliang atas Usul China Pentahbisan Uskup Li Hui di China.

VATICAN CITY  - Seorang uskup baru kelima sejak penandatanganan Kesepakatan Sementara antara Takhta Suci dan Republik Rakyat Tiongkok tentang pencalonan para uskup – ditahbiskan pada hari Rabu, 28 Juli 2021, di China.

Antonio Li Hui menerima pentahbisan uskup sebagai uskup koajutor pendamping (Wakil Uskup) baru di Pingliang di provinsi Gansu.

Situs Gereja Katolik di China, upacara pentahbisan dipimpin oleh Uskup Kunming Mgr Giuseppe Ma Yinglin, di provinsi Yunnan.

Uskup yang baru lahir pada tahun 1972 di Kabupaten Mei, di Provinsi Shaanxi, dan masuk ke seminari keuskupan Pinliang pada tahun 1990.

Antonius Li Hiu, lulus dari Seminari Nasional Gereja Katolik di Cina, dan ditahbiskan menjadi imam pada tahun 1996.

Menurut Matteo Bruni, Direktur Kantor Pers Takhta Suci, Paus Fransiskus membuat pencalonan pada 11 Januari 2021.

Menteri Luar Negeri China Wang Yi dan dan Menteri Luar Negeri Vatikan Uskup Agung Paul Gallagher bertemu di Munich, Jerman, Jumat, 14 Februari 2020.

Ini merupakan pertemuan pertama pebajat tinggi dari kedua negara yang tak memiliki hubungan diplomatik.

Pertemuan antara Wang dan Gallagher ini berlangsung saat hubungan antara kedua pihak terus membaik setelah perjanjian mengenai penunjukan uskup pada 2018.

"Hari ini adalah pertemuan pertama antara menteri luar negeri China dan Vatikan," kata Wang, dilaporkan media pemerintah China, People's Daily Online, Sabtu,15 Februari 2020.

Wang melanjutkan, pertemuan ini merupakan kelanjutan dari kerja sama pertukaran antara kedua negara untuk jangka waktu tertentu.

"Ini akan membuka lebih banyak ruang bagi kerja sama pertukaran di masa depan antara kedua pihak," tutur Wang.

Wang menjelaskan, perjanjian penunjuka uskup pada 2018 merupakan terobosan dan telah mencapai hasil positif. Kedua pejabat bertemu di Munich bukan dalam acara khusus, melainkan menghadiri konferensi keamanan.

China memutuskan hubungan dengan Vatikan pada 1951. Sejak itu sekitar 12 juta pemeluk Katolik China terpecah antara mengikuti asosiasi yang dikelola pemerintah di mana urusan kependetaan ditentukan oleh Partai Komunis dengan gereja tidak resmi yang masih setia ke Vatikan.

Namun di bawah perjanjian pada September 2018, China dan Vatikan kini satu suara dalam menunjuk para Uuskup Katolik.*

Sumber: vaticannews.va/reuters.com

Redaktur: Aju

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda