Internasional post authorPatrick Sorongan 30 Desember 2021

Tentara Filipina Kepung Pulau Mindanao: Buru Komplotan Perampok Bersenjata Berat

Photo of Tentara Filipina Kepung Pulau Mindanao: Buru Komplotan Perampok Bersenjata Berat DISITA - Senjata-senjata bekas teroris ISIS di Marawi ini setidaknya tak kalah canggih dengan yang disita dari sekelompok perampok bersenjata di Filipina.(Caption: Patrick/Photo: CNNPH)

PIKIT, COTABATO, SP - Operasi gabungan kepolisian  dan Angkatan Darat Filipina sejak Rabu, 29 Desember 2021 memburu sekelompok perampok bersenjata di dua provinsi di Pulau Mindanao, yakni Cotabato Utara dan Maguindanao.

Hingga Kamis, 30 Desember 2021 ini, perburuan terus dilancarkan, sebagaimana dilansir Suara Pemred dari kantor berita Pemerintah Filipina, Philippine News Agency (PNA).

Perburuan ini dilakukan setelah  sejumlah anggota sindikat ini terlibat kontak senjata dengan kepolisian pada Rabu lalu, menyebabkan lima orang di antara mereka tewas, dan lima lainnya terluka.

download (31)

Menurut Letkol Maria Joyce Birrey, juru bicara Kantor Wilayah Polisi di Soccsksargen (Wilayah 12), operasi gabungan sedang berlangsung di Cotabato Utara dan Maguindanao, setelah sisa anggota sindikat melarikan diri setelah penggerebekan yang digelar sebelum fajar pada Rabu lalu di sebuah gudang yang dicurigai berisi kendaraan hasil jarahan.

"Operasi polisi sedang berlangsung," katanya dan menambahkan, lima pria bersenjata tewas sementara lima lainnya, termasuk tiga petugas polisi, terluka dalam bentrokan di Barangay Gukotan, Pikit, Cotabato Utara.

Dalam pernyataan terpisah pada Kamis ini, Brigjen . Alexander Tagum, Direktur PRO-12, menyatakan bahwa polisi, yang didukung oleh tentara, harus memverifikasi laporan kendaraan yang dirampok disimpan di kompleks yang dijalankan oleh sindikat di Barangay Gukotan,  ketika mereka ditembaki, sehingga memicu baku tembak selama satu jam.

Senjata teroris Marawi

“Ketika tim tiba di desa, mereka ditembaki oleh orang-orang bersenjata tak dikenal menggunakan senjata api berkekuatan tinggi,” katanya.

Dengan bantuan aparat desa, polisi mengidentifikasi korban tewas sebagai Badrudin Masulot Dalid, Arbaya Dalid Panizares (perempuan), Asraf Dalid Masulot, Bunta Kabantu, dan seorang laki-laki yang masih belum diketahui identitasnya, yang semuanya meninggal karena beberapa luka tembak.

Setelah baku tembak, tim gabungan menemukan lebih dari 440 sepeda motor berbagai macam, dua senapan mesin M60, peluncur roket anti-tank B-40, senapan M14, senapan M203 yang dilengkapi dengan peluncur granat, tiga senapan M16, sebuah senapan Karabin kaliber 30, dua revolver kaliber .38, dan komponen pembuat bom.

Petugas polisi yang terluka segera dilarikan ke rumah sakit di kota yang tepat di sini. Polisi Muhidin Dalaganon Mantok, salah satu pria bersenjata, secara sukarela menyerahkan diri kepada pihak berwenang. 

Sindikat Filipina

Seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan kepada wartawan bahwa kompleks yang memiliki lapangan tenis dan lapangan basket itu adalah milik pengusaha pegadaian yang sah. 

Menurutnya, sepeda motor, termasuk senjata api, digadaikan ke toko sehingga sejumlah besar sepeda motor dan kendaraan tersimpan di kawasan itu. 

Namun,  Birrey mengatakan penyelidikan masih berlangsung atas laporan tersebut jika itu adalah gudang untuk kendaraan yang digadaikan.

Senjata teroris 1

“Kehadiran senjata api berkekuatan tinggi membuat daerah itu dicurigai sebagai sarang kelompok pelanggar hukum,” katanya dalam bahasa sehari-hari.

Semua senjata api yang disita selama penggerebekan itu,  tidak memiliki izin. Barangay Gukotan berjarak sekitar 20 kilometer selatan kota.

Cotabato Utara sendiri (bahasa Filipino, baca:Hilagang Cotabato)  adalah provinsi di pedalaman Filipina yang terletak di kawasan SOCCSKSARGEN, Mindanao.

Ibu kotanya,  Kidapawan City.  dan berbatasan dengan Lanao del Sur,  dan Bukidnon di utara, Davao del Sur dan Davao City, Sultan Kudarat di selatan, dan Maguindanao di barat.

Pada 2009, provinsi ini memiliki populasi sebesar 1.121.974 jiwa. Dengan luas wilayah 9.008,90 kilometer persegi sehingga kepadatan penduduknya adalah 125 jiwa per kilometer persegi.(pna/wik/pws)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda