Kapuas Hulu post authorBob 04 Agustus 2020 98

Pemkab Kapuas Hulu Terapkan Seleksi Ketat Calon Penerima Beasiswa Program Studi Pendidikan Kedokteran di Untan

Photo of Pemkab Kapuas Hulu Terapkan Seleksi Ketat Calon Penerima Beasiswa Program Studi Pendidikan Kedokteran di Untan FAKULTAS KEDOKTERAN - Pemkab Kapuas Hulu membuka seleksi penerimaan mahasiswa baru program studi pendidikan dokter di Universitas Tanjungpura Pontianak jalur beasiswa Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.

Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir

Mereka yang dibiayai oleh Pemda ini punya hak dan kewajiban yang harus dilaksanakan. Mereka juga dibiayai oleh Pemda melalui APBD

PUTUSSIBAU, SP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas Hulu membuka seleksi penerimaan mahasiswa baru program studi pendidikan dokter di Universitas Tanjungpura Pontianak jalur beasiswa Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.

Pembukaan seleksi tersebut dilaksanakan di Aula Bank Kalbar Putussibau, Senin (3/8).

Ketua Tim Seleksi Dokter dari Untan Pontianak, Alek menyampaikan, untuk tahun sebelumnya seleksi dilaksanakan pada Maret, namun karena di tahun ini ada pandemi Covid-19 terpaksa pelaksaannya harus diundur, dengan pertimbangan diterapkan dengan protokol kesehatan.

"Kita harapkan mereka nanti bisa mengabdi di Bumi Uncak Kapuas," harapnya.

Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir menyampaikan, saat ini seleksi sudah dilaksanakan secara terbuka. Hanya mereka yang benar-benar berprestasi yang akan lulus.

"Mereka yang dibiayai oleh Pemda ini punya hak dan kewajiban yang harus dilaksanakan. Mereka juga dibiayai oleh Pemda melalui APBD," katanya.

Dijelaskan Nasir, Pemda Kapuas Hulu membatasi jumlah peserta yanga mengikuti seleksi dimana hanya akan memberikan beasiswa kepada lima orang saja putra putri terbaik yang lulus nantinya.

Sementara Ketua Panitia Seleksi yang sekaligus menjabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Kapuas Hulu, Bahtiar menyampaikan, tujuan seleksi calon dokter tersebut untuk menjaring putra-putri daerah yang berminat menjadi dokter dan mengabdikan diri di Kapuas Hulu.

"Sebelum ke tahap seleksi ini, sebelumnya sudah dilakukan sosialisasi pada minggu ke 2 bulan Januari sampai Februari 2020. Sasarannya ke SMA dan MA di Kapuas Hulu, terutama pada jurusan IPA," terangnya.

Kemudian dilaksanakan pendaftaran pada 3 Februari sampai dengan 31 Maret. Dengan jumlah peserta awal yang mendaftar sebanyak 83 orang dari 25 sekolah. Namun yang memutuskan untuk ikut seleksi pada 3 Agustus 2020 ini sebanyak 65 orang.

"Pengumuman dilaksanakan langsung hari ini (kemarin,red). Dari 65 peserta akan diambil 15 orang untuk ikut seleksi kedua tanggal 5 Agustus, kemudian tanggal 6 Agustus tes akademik dan tertulis dan akan tereliminasi 10 orang, sehingga 5 orang yang lulus akan mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan," papar Bahtiar.

Nantinya peserta yang lulus akan dibuatkan SK (Surat Keputusan) berdasarkan hasil tes yang sudah dilaksanakan. Pemda Kapuas Hulu, kata Bahtiar, akan membiayai uang perkuliahan mahasiswa dokter sampai selesai 14 semester.

"Kewajiban mahasiswa siap mengikuti proses pendidikan dan taat pada peraturan Untan, mengabdi 15 tahun di Kapuas Hulu, siap mengembalikan seluruh biaya Pemkab jika mengundurkan diri, berhenti, melanggar, tanpa keterangan masuk," jelasnya.

Kemudian, Pemda berhak menuntut mahasiswa apabila mahasiswa gagal di tengah jalan, kecuali musibah selama menempuh pendidikan.

"Sampai saat ini target jumlah dokter kerja sama Pemkab Kapuas Hulu sejak tahun 2005 sebanyak 49 dokter umum, yang telah menjadi dokter lulus dari 2005 sampai tahun 2019 sebanyak 21 orang dan 18 orang masih proses kuliah," terangnya.

Bersih dan Transparan

Tokoh Pemuda Kapuas Hulu, Zainuri meminta proses seleksi berjalan bersih dan transparan.

“Jangan sampai ada istilah titipan karena peserta seleksi punya kenalan atau berkerabat dengan ‘orang dalam’,” ujarnya.

Transparansi menjadi penting karena beasiswa itu diambil dari uang rakyat. (sap/bah)

 

 

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda