Kapuas Hulu post authorKiwi 07 April 2021 156

Dewan: Potensi Wisata di Desa Kereho Berkelas Internasional

Photo of Dewan: Potensi Wisata di Desa Kereho Berkelas Internasional Istimewa

PUTUSSIBAU, SP - Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, Fabianus Kasim, menyampaikan, Desa Kereho Kecamatan Putussibau Selatan memiliki potensi wisata berkelas internasional.

Disampaikan Kasim, dalam kunjungan resesnya sebagai Anggota DPRD Kapuas Hulu ke Desa Kereho Kecamatan Putussibau Selatan belum lama ini, Ia menyaksikan betapa indahnya pemandangan alam yang sangat lestari. Potensi wisata tersebut menurutnya harus dikenalkan ke dunia luar agar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

Dijelaskannya, Sejak Tahun 80 an Desa Kereho dikenal sebagai penghasil sarang burung walet yang terdapat di goa Sarai dan goa Tubung serta goa goa lainya.

"Sampai saat ini juga masih ada sarang burung walet disana,"katanya

Dijelaskannya, Ketika melewati Dusun Sepan kearah Dusun Salin Desa Kereho kita akan melewati Jeram yang sangat ekstrim yaitu Riam Bedak, riam ini di ketahui banyak terjadi kelakaan /perahu karam mengakibatkan barang bawaan dan sepit hilang.

"Wilayah ini menjadi tantangan baru bagi para pecinta arung jeram,"terangnya.

Ciri khas sungai Kereho airnya berwarna cakolat, hal itu mungkin karena banyak hutan kerapah.

"Selain masih sangat luas, hutannya juga masih sangat lestari, disepanjang Sungai Kereho sangat mudah mendapatkan ikan Semah/ Tongo," tuturnya.

Kondisi itu, ditambahkan Kasim, sangat memungkinkan sungai kereho sebagai lokasi terbaik dan menyenangkan bagai para penggamar Cesting.

"Ketika warga hilir- mudik di sungai Kereho sangat sering melihat dan bertemu binatang yang sedang menyeberangi sungai, seperti babi hutan dan rusa, " katanya.

Kemudian, dari Dusun Sepan ke Dusun Salin, terbentang pegunungan batu cadas, tebing tinggi, seakan mengingatkan kita pada tembok Cina yang kokoh dan mengagumkan.

"Saya yakin inilah tempatnya para pendaki dan pemanjat tebing. Desa ini juga terdapat sumber batu akik, yang sempat buming di Tuhun 2016- 2019 disinilah terdapat batu Read Borneo,"ujarnya.

Dimana kata Dia, harganya cukup tinggi, sampai saat ini batu akik masih ada tersimpan di ruak-ruak dan lubuk uncak sungai Jenehan.

"Selanjutnya disana juga terdapat air terjun Roman, dimana ketika hujan terkadang terlihat pelangi akibat percikan air Terjun yang jauh dari atas tebing,"kata Dia.

Kemudian di sekitar kolam air terjun terdapat juga bunga bunga warna warni yang tidak pernah kita jumpai di daerah lain nampak seperti terpilihara.

"Ada tumpukkan Pasir putih bersih dengan riak riak kecil air berwarna merah maron menjadi kombinasi warna yang cantik seolah ada yang merawatnya dan menjaganya,"sampai Dia.

Selain itu, diwilayah tanah Adat Suku Punan Huheng Kereho atau yang juga disebut sebagai tanah yang penuh cerita, tanah yang dianggap keramat itu, masih banyak potensi wisata lain juga yang masih belum diketahui dunia luar.

"Untuk itu, mari kita dukungan wisata alamnya wisata yang menjanjikan, wisata yang hebat, "ajaknya. (Sap)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda