Kapuas Hulu post authorKiwi 09 Juli 2020 1,477

Tim Gabungan Berhasil Menyergap Pelaku Pembalakan Liar Hutan Lindung Kapuas Hulu

Photo of Tim Gabungan Berhasil Menyergap Pelaku Pembalakan Liar Hutan Lindung Kapuas Hulu

Kapuas Hulu, SP - Tim gabungan dari TNI,Polri dan Sporc,Kehutanan Berhasil Menyergap Ilegal Logging yang masih marak di wilayah Hukum Kabupaten kapuas hulu Kalimanta Barat,Kamis (08/07/2020)pukul.14.00 wib,di wilayah HPH,PT.Kawedar Wood Indonesia(KIWI)Masuk dalam wilayah Hutan Lindung.

Penangkapan ini di bawah Pimpinan Danrem 121 Abw, Brigjen TNI.Ronny,SAP,langgsung memerintah kan Kodim 12 06,Putus sibau Kalimantan barat,Melakukan patroli Gabungan dan pengecekan ilegql logging di Tempat Kejadian Tersebut.

"Danrem 121 Abw,Brigjen TNI.Ronny,SAP,Saat dikomfirmasi SINDONews,Mengatakan Pada Pukul 12.10 Wib tim tiba di Lokasi PT.KWI di KM 19 ( Hutan Produksi ) dan di temukan adanya tumpukan kayu olahan Jenis Kayu Meranti Merah dengan Ukuran Balok 11x18 , 9x18, 14x18 Papan tebal 5 Cm L 18 panjang 4.20 yang di duga hasil Illegal Loging yang berada area HPH PT.Kawedar Woord Indonesia ( KWI ) yang kemudian dilakukan pengecekan ke lokasi penebangan dan di amankan para pekerja untuk di ambil keterangan dengan data tersebut.

Ronny,juga mengatakan Pada Pukul 08.40 Wib dilakukan brefing Pelaksanaan kegiatan pengecekan titik koordinat yang di duga sebagai lokasi penebangan liar di wilayah HPH Kawedar Woord Indonesia dan Hutan Lindung wilayah KPH kapuas hulu Timur,Tim Gabungan berangkat menuju kawasan lokasi PT.Kawedar Woord Indonesia ( KWI ) di Jln Lintas Timur Kecamatan Putusibau Selatan.

Tim gabungan berhasil mengamankan Pelaku Pembalakan Liar bernama,Rachmat,Warga Dusun Putat RT 6 RW 3 Dsa Sungai Papah Kecamatan Galing Kabupaten Sambas.dan tersangka Rohim,Warga Dusun Sebelitak RT 9 RW 5 Dsa Berlimang Kec Teluk Keramat Kabupatem Sambas.juga Basuki,Warga Dusun Sayang RT 10 RW 5 Desa Sayang Sedayu Kecamatan Teluk Keramat Kabupayen Sambas.dan tersangka Heri,Warga Dusun Darusallam RT 16 RW 08 Desa Semata Kecamatan Tangaran Kabupaten Sambas.Selain itu Tim gabungan juga berhasil mengaman kan Tersangka bernama,Johari,Warga Dusun Sinar Harapan RT 17 RW 09 Desa Sempadian Kecamatan Tekarang Kabupaten Sambas.

Petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa Senso 3 Buah,Motor Dorong 2 unit, Pada Pukul 13.40 Wib Tim kembali melakukan pengecekan lokasi diwilayah Desa Nanga Raun yang di duga penebangan ilegal logging yang di lakukan di wilayah kawasan Hutan Lindung dengan dan hasil Setelah dilakukan pengecekan ketitik koordinat di temukan adanya jalan sepeda untuk mengeluarkan hasil penebangan dan kayu olahan siap angkut yang diduga penebangan sudah memasuki wilayah hutan lindung.

Danrem 121 Abw,juga mengatakan Setelah dilakukan penyisiran oleh Tim di sekitar area ditemukan adanya basecame para pekerja dan ditemukan sebanyak 7 orang pekerja yang kemudian oleh tim dilakukan pengamanan para pelaku pembalakan liar ini dan petugas gabungan masih mengembangkan kasus ilegal logging yang masih marak di wilayah hukum kakimantan barat.

"Hasil dari pengembangan Tim gabungan ini petugas juga berhasil mengaman kan Pelaku pembalakan hutan lindung bernama, Pia,Warga Dusun Pandam RT 02 RW 01 Desa Tangaran Kecamatan Tangaran Kabupaten Sambas,Junaidi,Warga Dusun Pandam RT 02 RW 01 Desa Tangaran Kecamatan Tangaran Kabupaten Sambas,Asroi,Warga Dusun Dungun Condong RT 05 RW 03 Dsa Sungai Serabek KecamatanTeluk Keramat Kabupaten Sambas.Bujang Zeki,Warga Dusun Dungun Condong RT 12 RW 05 Desa Sungai Serabek KecamatanTeluk Keramat Kabupaten Sambas juga tersagka Antri,Warga Dusun Jambu RT 05 RW 03 Dsa Sayang Sedayu Kec Teluk Keramat Kabupaten Sambas.tersangka Bukit,Warga Dusun Pendawan RT 02 RW 04 Desa Tangaran KecamatanTangaran Kabupaten Sambas dan Hendra,Warga Dusun Tubang Raeng RT 02 RW 01 Dsa Tubang Raeng Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak.

Kali ini Tim gabungan juga mengamankan barang bukti Mesin Senso 4 buah,Motor dorong 3 Unit,Pada Pukul 18.20 Wib Tim kembali menuju Mapolres Kapuas Hulu dan tiba pukul 20.30 WIB.Barang bukti dan para pekerja yang ada dilokasi langgsung di bawa ke polres Kapuas Hulu untuk tindakan lebih lanjut.

"Berdasarkan keterangan para pekerja yang berada di Lokasi KM 19 ( lokasi pertama ) bahwa lokasi tersebut diduga adalah milik Moses yang merupakan warga Nanga Arong. dari Lokasi kedua berdasarkan pengakuan para pekerja lokasi tersebut merupakan milik saudara Steven. Kaur kesra desa nanga raun.(*)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda