Kapuas Hulu post authorKiwi 15 Juli 2021

Penerapan PPKM, Satpol PP Kapuas Hulu Sampaikan Usaha Boleh Buka 24 Jam, Ini Syaratnya

Photo of Penerapan PPKM, Satpol PP Kapuas Hulu Sampaikan Usaha Boleh Buka 24 Jam, Ini Syaratnya Istimewa

PUTUSSIBAU, SP - Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP ) Kapuas Hulu membolehkan pelaku usaha untuk beroprasi selama 24 jam, namun harus menerapkan sistim Delevery Order (Pesan Antar).

Kabid Penindakkan dan Operasi, Satpol PP Kapuas Hulu, Edy Suhardi, menjelaskan, sesuai instruksi Bupati Kapuas Hulu Nomor : 367 / 1591 / BPBD / PS-A tentang perpanjangan PPKM berbasis mikro mengatur tentang pembatasan waktu operasional tempat usaha

"Terkait aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro sudah kami sampaikan kepada para pelaku usaha yang ada di Kecamatan Putussibau Selatan dan Utara,"terangnya Kamis (15/7)

Diterangkannya, sampai sejauh ini sudah sekitar 171 tempat usaha yang disosialisasikan terkait pemberlakukan PPKM berskala mikro tersebut.

"Sesuai dengan SK yang ada kami diberikan batas untuk melaksanakan kegiatan sebanyak 33 kali dan sampai saat ini kegiatan yang dilaksanakan ke lapangan sudah dilakukan sebanyak 31 kali,"jelasnya.

Lanjutnya, pelaksanaan kegiatan kelapangan tersebut mulai dilakukan semenjak Mei sampai Juli 2021. Hasil dari pelaksanaan kegiatan yang dilakukan ditemukan sebagian pelaku usaha dan pengunjung sudah ada yang memiliki kesadaran, namun sebagian kecil yang lain masih belum menerapkan Prokes kesehatan.

"Dalam beroprasi para pelaku usaha dibatasi waktu dalam mulai dari pukul 07.00 Wib- 20.00 Wib dengan menerapkan Prokes kesehatan Covid 19,"tuturnya.

Edy, menyampaikan, para pelaku usaha juga boleh beroprasi selama 24 jam, namun dengan menerapkan sistim Delevery Order (Do).

"Sejauh ini sebagian besar pengusaha belum ada yang melakukan melakukan perlawanan dalam penerapan PPKM, namun ada juga yang berencana akan melaksanakan audiensi ke dewan untuk meminta pajak retribusi tempat usaha konpensasi utamanya tempat usaha hiburan malam (THM),"paparnya.

Hasil dari kegiatan yang dilaksanakan pihaknya selama ini menurut Edy sudah sangat terasa dimana mobilitas pengunjung ke sejumlah tempat usaha yang beroprasi sudah semakin berkurang.

"Monitoring selalu kami lakukan untuk mengingatkan kembali kepada para pengusaha tentang penerapan PPKM dan bahaya Corona dengan emnerapkan sistim humanis, tidak sampai mengambil tindakan tegas berupa penyegelan,"sampainya.

Edy menjelaskan, terkait jumlah personilnya yang bergerak kelapangan sebanyak 32 orang. Sejauh ini personilnya belum ada yang terpapar Covid 19. Untuk saat ini petugas yang bertugas dilapangan sebanyak 32 orang belum ada yang terpapar Covid 19 bidang Penindakkan dan pendisiplinan Satgas Covid 19

"Jadi untuk menjaga agar petugas kita aman dari penularan Corona, mereka selalu kita ingatkan agar menjaga jarak, mengkonsumsi vitamin, menggunakan masker,"jelasnya.

Edy, menghimbau kepada masyarakat agar secara bersama melawan serta memutus mata rantai penyebarannya Covid 19 dengan menerapkan Prokes kesehatan Covid 19.

"Kita berharap agar pandemi Covid 19 ini dapat segera berlalu dan kita bisa hidup normal seperti biasa,"harapnya (sap)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda