Kapuas Hulu post authorKiwi 24 September 2020 95

Pemkab Kapuas Hulu Apresiasi Pelayanan KB DAS

Photo of Pemkab Kapuas Hulu Apresiasi Pelayanan KB DAS Pelayanan KB bergerak DAS BKKBN perwakilan Provinsi Kalbar di Kecamatan Suhaid Kabupaten Kapuas Hulu pada Rabu (23/9).

Putussibau, SP - Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan KB Kapuas Hulu, Martha Banang mengatakan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu sangat terbantu dengan adanya pelayanan KB DAS BKKBN perwakilan Provinsi Kalbar. Karena saat ini Kabupaten Kapuas Hulu masih kekurangan tenaga bidan yang sudah terlatih.

"Pelayanan KB DAS ini sangat efektif, sehingga dari daerah-daerah yang tersulit dan pinggiran sungai bisa hadir, karena kami sangat sulit untuk menjemput bola ke lapangan," ucap Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan KB Kapuas Hulu, Martha Banang pada Rabu (23/9).

Ia menambahkan pihaknya terus memberikan motivasi terhadap masyarakat untuk beralih menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).

Namun karena kondisi saat ini tengah banjir sehingga berdampak terhadap jumlah akseptor yang di layani. Dirinya menyampaikan sebagian besar akseptor berada pada daerah yang sulit untuk di lalui.

Terlebih dengan kondisi banjir dan hujan menjadi kendala bagi pelayanan. Akan tetapi saat ini minat masyarakat untuk menggunakan MKJP sudah mulai meningkat.

"Akseptor sudah mulai cerdas untuk memilih alat kontrasepsi," ungkapnya.

Dikatakannya MJKP selain jangka waktunya lama juga aman bagi kesehatan. Pihak akan terus melakukan upaya untuk memaksimalkan penggunaan MKJP.

Namun dengan keterbatasan tenaga dan luas wilayah sering menjadi kendala. Martha menyebutkan saat ini masih ada beberapa daerah di Kabupaten Kapuas Hulu yang bidannya tidak memiliki kompetensi untuk memasang IUD dan implan.

Akan tetapi pihaknya mengatasi dengan melakukan jemput bola yaitu membawa bidan membawa yang sudah tersertifikasi dari tempat lain.

"Bidan yang sudah sertifikasi kita bawa untuk melayani daerah yang bidannya belum sertifikasi," katanya.

Ia menyampaikan berdasarkan aturan bidan yang melayani pemasangan MKJP harus tersertifikasi.

Namun sekarang sudah dipermudah bidan sudah terlatih didampingi bidan senior yang sudah terlatih. Kemudian satu, dua atau tiga kali pasang sudah bisa dapat sertifikat.

"Di pelayanan KB bergerak DAS kita praktekkan hal itu," pungkasnya.(*)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda