Kapuas Hulu post authorelgiants 26 April 2025

Polres Kapuas Hulu Amankan Barang Bukti, Sinergi Tindak Tegas PETI di Kawasan TNBK

Photo of Polres Kapuas Hulu Amankan Barang Bukti, Sinergi Tindak Tegas PETI di Kawasan TNBK

Kepolisian Resor Kapuas Hulu bersama personel Polisi Kehutanan (Polhut) serta perwakilan masyarakat Dusun Nanga Bungan melaksanakan pengamanan barang bukti aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK), kemarin.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas Surat Telegram Kapolda Kalbar, surat dari Kepala Balai Besar TNBK dan surat perintah Kapolres Kapuas Hulu terkait upaya penghentian aktivitas PETI yang merusak lingkungan dan melanggar hukum.

Kabag Ops Polres Kapuas Hulu, AKP Edhi Trisno T menyampaikan, tim gabungan terdiri dari 12 personel, termasuk anggota Polres Kapuas Hulu, petugas Polhut, dan tokoh masyarakat lokal yang bersama-sama menindaklanjuti hasil pemantauan logistik ilegal yang diselundupkan pada malam hari.

"Dalam patroli tersebut, tim gabungan berhasil menemukan dan mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua unit mesin gerondong pemecah batu, serta 19 jeriken minyak kosong berbagai ukuran yang diduga digunakan dalam aktivitas PETI," terangnya.

Lanjutnya, barang bukti tersebut ditemukan di sebuah lokasi yang dijadikan tempat persinggahan sementara oleh para pelaku PETI. Seluruh barang bukti kemudian diamankan di Resort TNBK Nanga Bungan untuk proses lebih lanjut.

"Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari kerja sama lintas sektor dan keterlibatan aktif masyarakat sekitar, yang menunjukkan kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan di kawasan konservasi nasional," kata dia.

Dijelaskannya, kolaborasi antara kepolisian, pihak kehutanan, dan masyarakat lokal menjadi kekuatan penting dalam menjaga TNBK dari ancaman kerusakan akibat aktivitas ilegal.

"Kami akan terus berkomitmen untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam memberantas PETI, sekaligus menjaga kelestarian kawasan konservasi. Diharapkan, langkah ini dapat menjadi peringatan bagi pelaku PETI serta membuka kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga sumber daya alam secara berkelanjutan," tutupnya. (sap)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda