Kayong Utara post authorKiwi 02 Desember 2021

Cara Perhitungan UMK Tahun 2022 Berbeda

Photo of Cara Perhitungan UMK Tahun 2022 Berbeda Ketua Umum BPC HIPMI Kayong Utara, Syarif Rendy Septian Noor

SUKADANA, SP – Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kayong Utara ditetapkan sebesar Rp2.748.507,34. Acuan menghitungan UMK Tahun 2022 berbeda dibanding tahun lalu, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.

"Dengan perubahan perhitungan UMK, tahun 2022 beda dengan 2021. Sekarang menggunakan PP Nomor 36 Tahun 2021, sebelumnya memakai PP 38 tahun 2019," kata Ketua Umum BPC HIPMI Kayong Utara, Syarif Rendy Septian Noor, Rabu (1/12).

Rendy mengungkapkan, penetapan UMK melalui mekanisme dengan rumus serta dilakukan sejumlah perhitungan.

"Mekanisme penetapan pasti sudah ada rumus yang sudah baku. Dihitung berdasarkan pertumbuhan ekonomi, berapa inflasi, berapa konsumsi perkapita," tambahnya.

Rendy berharap, aturan dan acuan baku tersebut hasilnya cukup moderat dan baik bagi kedua belah pihak, yakni pekerja dan pemberi kerja.

"Harapan saya, dan harapan semua berharap ada keseimbangan. Sehingga keharmonisan dan kesejahteraan terwujud," tukasnya.

Terpisah, Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kayong Utara, Saini mengatakan pihaknya telah menyampaikan kesepakatan penetapan UMK Kayong Utara Tahun 2022 yang disepakati.

"UMK Kabupaten Kayong Utara sudah ditetapkan. Hari ini (kemarin, red) saya sudah menyampaikan ke Pemerintah Provinsi," ungkap Saini.

Dia menuturkan UMK yang sudah disepakati sebesar Rp2.748.507,34, atau ada kenaikan 1,24 persen.

“Jadi besaran kenaikannya ada Rp33.757,34. Sistem penghitungan sedikit berbeda dari tahun lalu," ucap Saini.(ble)

 

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda