Kayong Utara post authorKiwi 04 Maret 2020 230

Pemkab Kayong Utara Antisipasi Kelangkaan BBM

Photo of Pemkab Kayong Utara Antisipasi Kelangkaan BBM RAKOR - Wakil Bupati Kayong Utara, Effendi Ahmad memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) di Ruang Rapat Kantor Bupati Kayong Utara, Selasa (3/3).

SUKADANA, SP – Pasca Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) Sukadana terbakar, rawan terjadi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Langkah antisipasi dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor), Selasa (3/3).

Rakor di Ruang Rapat Kantor Bupati Kayong Utara dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Kayong Utara, Effendi Ahmad SPdI. Hadir pula  Sekda Kayong Utara, Polres Kayong Utara, pengelola SPBN dan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Jumat (28/2) lalu, SPBN Sukadana terbakar. Wabup berharap, SPBN tetap memasok BBM, supaya masyarakat dan nelayan tetap terlayani. Wabup Effendi menyarankan, agar PT Pertamina segera berkomunikasi dengan pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di Teluk Melano, Kecamatan Simpang Hilir untuk menampung sementara BBM. Sebab, penampung BBM di SPBN Sukadana ikut terbakar. "Saya ingin Pertamina atau SPBN segera menghubungi owner SPBU di Teluk Melano, supaya bisa bekerjasama terkait penampungan BBM bersubsidi sampai perbaikan di SPBN selesai dikerjakan. Kurang lebih tiga bulan kedepan," ungkap Effendi.

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda