Kayong Utara post authorAdmin 08 Maret 2020 192

Dewi Lestari, Istri Panju Winata Bukan Tersangka Koperasi Syariah KSM

Photo of Dewi Lestari, Istri Panju Winata Bukan Tersangka Koperasi Syariah KSM Dewi Lestari, Istri Panju Winata Bukan Tersangka Koperasi Syariah KSM

SUKADANA, SP - Terbitnya pemberitaan tentang "Polisi Telusuri Aliran Dana Besar Koperasi Syariah KSM", Wabup KKU Dibutakkan, dengan ilustrasi foto Wabup Kayong Utara, Effendi Ahmad, yang menunjukkan foto dua tersangka, edisi Sabtu (7/3), ternyata terdapat kekeliruan.

Hal ini mendapat tanggapan dan klarifikasi langsung dari Dewi Lestari, yang merupakan istri dari Panju Winata, selaku Ketua Koperasi Syariah Khatulistiwa Surya Mandiri (KSM). Dewi lestari, menurut Wabup KKU, Effendi Ahmada adalah Ketua Koperasi Syariah Borneo Sentral Mandiri (BSM), yang telah dibubarkan.

Menurut Dewi Lestari, foto ilustrasi yang ditampilkan, yakni Wakil Bupati Kayong Utara memegang sebuah foto, dengan keterangan tersangka, adalah hal yang keliru. Karena hingga saat ini hanya Panju Winata satu-satunya menjadi tersangka.

"Dari informasi pihak Polres Kayong Utara sendiri juga sudah menyampaikan hanya Panju Winata yang ditetapkan sebagai tersangka. Dan saya sendiri, meskipun sebagai istrinya, tidak pernah ditetapkan sebagai tersangka,"terang Dewi melalui sambungan selulernya, Minggu (8/3).

Sementara itu, Polres Kayong Utara, bersama Pemkab, sebelumnya sudah pernah menggelar konferensi pers terkait kisruh Koperasi Syariah KSM, beberapa waktu lalu. Yang mana Kapolres AKBP Asep I Rosadi sudah menjelaskan dan menetapkan hanya satu tersangka, yakni PW.

Kapolres Kayong Utara, AKBP Asep I Rosadi, pada waktu itu menyampaikan bahwa  memastikan penegakan hukum atas dugaan penyelewengan dana yang dilakukan oleh pengurus KSM unit II akan diusut tuntas dan mendalam.

Saat ini Polres, sudah menetapkan satu orang tersangka bernama Panju Winata dan sudah memeriksa sedikitnya 14 orang saksi serta menyita dokumen-dokumen yang terkait dengan transaksi atau aliran dana.

“Setelah hasil gelar perkara tanggal 29 lalu, per tanggal 30 sudah kami tetapkan satu orang tersangka. Pasal yang dikenakan yaitu pasal 372 dan atau 378 dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun yaitu perbuatan pidana atas penggelapan dalam jabatan,” kata Kapolres. (rif/mul)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda