Kayong Utara post authorKiwi 10 Juni 2021

Gus Miftah: Kayong Utara Jangan Masuk Paham Tak Sesuai Pancasila

Photo of Gus Miftah: Kayong Utara Jangan Masuk Paham Tak Sesuai Pancasila FOTO BERSAMA - Gus Miftah foto bersama Wakil Bupati Kayong Utara, Effendi Ahmad, Kapolres Kayong Utara, AKBP Bambang Sukmo Wibowo, dan panitia kegiatan acara tasyukuran yang digelar di Kecamatan Seponti, Kamis (10/6). ist

SUKADANA, SP - Ulama Nahdlatul Ulama, Miftah Maulana Habiburrahman atau yang terkenal dengan Gus Miftah akan dijadikan Duta Pancasila.

Hal ini disampaikannya saat memberi tausiyah pada walimatul khitanan di Desa Seponti Jaya, Kabupaten Kayong Utara, Kamis (10/6).

Gus Miftah menyampaikan, dua minggu yang lalu, dirinya menghadiri kegiatan silahturahmi kebangsaan bersama Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra dan Ketua MPR, Bambang Soesatyo. Karena komitmennya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), termasuk pemahaman pada Empat Pilar Kebangsaan, Pancasila, Bhinneka tunggal Ika, UUD 45 dan NKRI, maka atas komitmen dan konsistensi tersebut, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo menyampaikan, Gus Miftah layak dijadikan Duta Pancasila.

Karena memang, menurutnya, salah satu fokus dakwah yang sering diangkatnya adalah fokus terhadap kebangsaan, hal ini juga didukung oleh tokoh nasional asal Kalimantan Barat, Oesman Sapta atau OSO.

"Pada saat saya dinner bersama beliau (Oesman Sapta) bersama Ketua PBNU, Kyai Said, mengatakan teruskan dakwah kebangsaanmu dengan caramu. Yang menurut beliau bisa diterima semua pihak. Disampaikan OSO juga, saya merupakan tokoh yang sangat toleran," kata Gus Miftah usai memberikan Tausiyah kepada Suara Pemred.

 Dikatakannya lagi, Kabupaten Kayong Utara, khususnya daerah Seponti, sangat luar biasa. Kebetulan juga, Kapolres Kayong Utara, AKBP Bambang Sukmo Wibowo, merupakan kawan lama.

"Ini juga yang menjadi salah satu sebab saya memutuskan untuk ke Kayong Utara," tukasnya.

Dikatakannya lagi, selain dengan imun, untuk mencegah penularan Covid-19, di lain sisi juga diperlukan iman.

Gus Miftah berpesan kepada umat Islam di Kabupaten Kayong Utara, pentingnya untuk menjaga ukhuwah.

"Jadinya, silahturahmi kita dengan Allah, Salat, dengan Rasulullah Shalawat, dan silahturahmi kita dengan anak bangsa. Pahamilah Pancasila dengan benar," pesannya.

Gus Miftah berpesan pula, jangan sampai Kabupaten Kayong Utara masuk paham-paham yang tidak sesuai dengan Pancasila dan NKRI. Termasuk mereka yang saat ini masih mempersoalkan khilafah.

"Saya sepakat dengan Kyai Ma'aruf Amin yang mengatakan khilafah itu bukan ditolak, tetapi tertolak dengan sendirinya, karena tidak sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan," pungkasnya. (ble)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda