Kayong Utara post authorBob 10 Oktober 2020 966

Usai Mengikuti MTQ XXVIII Kalbar di Sekadau, ASN Kayong Utara Positif Covid-19

Photo of Usai Mengikuti MTQ XXVIII Kalbar di Sekadau, ASN Kayong Utara Positif Covid-19 Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Kayong Utara, Bambang Suberkah

Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Kayong Utara terkonfirmasi positif Virus Corona atau Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). ASN tersebut merupakan 9 orang yang kontak erat dalam pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXVIII Kalbar di Kabupaten Sekadau. Termasuk Wakil Bupati (Wabup) Kayong Utara Effendi Ahmad yang akan dilakukan swab.

Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) Kabupaten Kayong Utara Kabupaten Kayong Utara, Bambang Suberkah terkonfirmasinya seorang ASN positif Covid-19, berdasarkan hasil pemeriksaan labolatorium Metode Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR), usai mengikuti kegiatan MTQ XXVIII Kalbar di Sekadau, beberapa waktu lalu.

"Pasien baru ini usai ikut kontingen MTQ ke Sekadau, kembali ke Kayong tanggal 23 September, dan pasien mengalami keluhan dan sebagainya. Yang bersangkutan langsung ke Pesaguan berobat ke Puskesmas disana. Kemudian tanggal 29 September mulai dirawat di RS Agoesdjam. Melihat hasil pemeriksaan dan sebagainya ada kecurigaan, tanggal 6 Oktober itu beliau di-swab di Ketapang, dan hasilnya positif," papar Bambang Suberkah di Sukadana, Jumat (9/10).

Dijelaskannya, sebanyak 9 orang yang kontak erat, termasuk Wabup Effendi Ahmad akan dilakukan swab. Namun, untuk Wabup telah dilakukan swab mandiri berdasarkan informasi yang diperoleh pihaknya.

"Sebelum beliau di-swab, banyak yang besuk, termasuk warga kita di Kayong Utara, yang besuk itu kita sudah semua mendapatkan datanya, nama-namanya dan hari ini (kemarin, red) mereka yang besuk itu akan kita swab di RS Jamaludin ada 9 orang, termasuk Wabup Kayong Utara," jelasnya.

Sampai saat ini telah terkonfirmasi 2 kasus baru positif Covid-19 di Kayong Utara. Kasus pertama, seorang guru SMKN 1 Sukadana. Kedua, ASN yang ikut mendampingi kafilah dari Kayong Utara di Sekadau.

“Kalau kita lihat kasus ini impor dari luar, bukan transmisi local. Pertama, seorang guru yang pulang dari Medan, dan kasus kedua, pulang dari menghadiri MTQ di Sekadau,” jelasnya.(ant)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda