Kayong Utara post authorKiwi 17 Maret 2021 100

Pemkab Kayong Utara Bekerjasama dengan DPMPTSP dan DKP Kalbar Urus Dokumen Kapal bagi Nelayan

Photo of Pemkab Kayong Utara Bekerjasama dengan DPMPTSP dan DKP Kalbar Urus Dokumen Kapal bagi Nelayan KUNKER - Selain ke KSOP Kelas II Pontianak, rombongan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Stasiun Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Pontianak (PSDKP) , Rabu (10/3) lalu.

SUKADANA, SP - Mempermudah nelayan di Kabupaten Kayong Utara mengurus dokumen kapal berupa surat ukur, sertifikat keselamatan, Gros Akta dan Pas Besar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara menjalin kerjasama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Barat.

Ketika melakukan pertemuan dengan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Pontianak Hengky, Rabu (10/3) lalu, Bupati Kayong Utara Citra Duani berharap, semua kapal nelayan yang ada di Kayong Utara memiliki dokumen dan Pas Kapal.

"Bagi nelayan Kayong Utara yang memiliki kapal diatas 7 GT dan dibawah 7 GT yang ingin mengajukan dokumen kapal, silakan persiapkan persyaratan dan dokumen kemudian menghubungi DKP Kayong Utara. Biayanya gratis," jelas Bupati didampingi Kepala DKP Kayong Utara Nendar Suheri di KSOP Kelas II Pontianak Jalan Rahadi Oesman.

Keuntungan memiliki dokumen kapal, jelas Bupati, nelayan memiliki kepastian hukum, mudah memperoleh bahan bakar minyak (BBM) subsidi, dan tenang dalam bekerja. Untuk mempermudah dokumen kapal bagi nelayan, Pemkab Kayong Utara bekerjasama dengan DPMPTSP dan DKP Provinsi Kalimantan Barat berkaitan dengan persetujuan teknis, Tanda Daftar Kapal, SIUP dan SIKPI.

Selain ke KSOP Kelas II Pontianak, Bupati juga melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Pontianak (PSDKP). Kunjungan itu berkaitan dengan pengajuan bantuan kapal hasil tangkapan yang pernah digunakan oleh nelayan asing.

Kehadiran Bupati disambut Koordinator PSDKP Erwin yang mengurusi kapal tangkapan. Bupati berharap, kapal hasil tangkapan ini nantinya dapat digunakan sebagai kapal angkutan untuk ke Pulauan Karimata.

Sementara itu, Kepala DKP Kayong Utara, Nendar Suheri menuturkan, sudah mengirimkan surat kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan. Selain itu, akan berkoordinasi dengan Kejaksaan untuk meminta hibah kapal tersebut. 

"Saya sudah mendapat tugas dari Bupati untuk mengurus proses hibah ini ke Kementerian dan Kejaksaan. Kita berupaya kapal ini dapat dihibahkan ke Kayong Utara,” harap Nendar.(hms/arf)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda