Kayong Utara post authorKiwi 17 Juli 2021

Kawal Transparansi Keuangan Desa

Photo of Kawal Transparansi Keuangan Desa Kepala Dinas SP3APMD Kayong Utara, Mac Novianto

 

SUKADANA, SP – Masyarakat diminta ikut mengawal keuangan dan manajemen pemerintah desa, agar terwujud good governance and clean governance (pemerintahan yang baik dan bersih).

"Mari kita sama-sama kawal dan awasi agar manajemen pemerintahan desa bisa terlaksana dengan sebaik mungkin," ujar Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (SP3APMD) Kabupaten Kayong Utara, Mac Novianto.

Guna mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih, tegas Mac, perlu sinergi antara Aparat Penegak Hukum (APH) dengan pemerintahan desa.

"Ini merupakan wujud koordinasi dan sinergi kita antara internal Kabupaten Kayong Utara dan Kejaksaan Ketapang. Tujuannya, untuk membangun pemerintahan yang baik dan bersih agar penyelenggaraan manajemen pemerintahan desa betul - betul dilaksanakan sesuai yang diamanatkan Undang- Undang," jelasnya.

Dikucurkannya Dana Desa melalui APBN setiap tahun, tegas Mac, merupakan wujud implementasi asa keadilan dan merata, serta wujud nyata keberpihakan pemerintah dalam melayani dan membangun masyarakat desa.

"Perlu dipahami dan dimaknai tujuan digulirkan Dana Desa menandakan negara hadir untuk membangun masyarakat, membangun desa," jelasnya

Kayong Utara memiliki 43 desa yang tersebar di enam kecamatan. Untuk mendukung pengelolaan pemerintahan desa, Pemerintah Kabupatern (Pemkab) juga telah menggelontorkan dana dari APBD Kayong Utara sebesar 10 persen dari Dana Alokasi Umum (DAU).

"Tahun ini Dana Desa mencapai Rp5,4 miliar lebih untuk pemerintah desa. Perumusannya berdasarkan luas wilayah dan jumlah penduduk. Dana Alokasi Umum (DAU) itu 10 persen untuk 43 desa di Kayong Utara," paparnya.(ant)

 

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda