Kayong Utara post authorKiwi 20 Maret 2020 128

Imbas Virus Corona, Harga Gula dan Cabai Kering Melonjak

Photo of Imbas Virus Corona, Harga Gula dan Cabai Kering Melonjak Ketua MABT Kabupaten Ketapang, Lim Bun Fa

SUKADANA, SP – Pandemi Virus Corona berimbas terhadap harga bahan pokok di Kabupaten Kayong Utara. Meski stabil dan stok masih cukup. Namun, harga gula pasir dan cabai kering mulai mengalami kenaikan.

Salah seorang pengusaha Kayong Utara, Lim Bun Fa mengungkapkan, beberapa hari yang lalu para pengusaha, khususnya Sukadana dan Teluk Melanau mengadakan pertemuan menyikapi merebaknya wabah Corona terhadap ketersedian bahan pokok di Kabupaten Kayong Utara.

"Masing-masing pengusaha memberikan informasi mengenai harga bahan pokok. Hingga saat ini, harga dan ketersediaannya masih aman dan stabil," ungkap Bun Fa di Sukadana.

Ketua Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kayong Utara ini membeberkan, bahan pokok yang mengalami kenaikan harga, diantaranya gula dan cabai kering.

Gula dan cabai kering, terang Bun Fa, hingga saat ini masih diimpor dari luar Indonesia. Kenaikan harga disebabkan nilai tukar Dolar yang tinggi terhadap Rupiah.

"Harga Dolar kan tinggi, sehingga harga gula dan cabai kering yang diimpor dari luar ikut naik juga," sambung kader Partai Hanura ini.

Dia berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara, khususnya dinas terkait bisa duduk bersama para pengusaha menetapkan langkah-langkah yang diperlukan menyikapi wabah Corona. (arf/yun)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda