Kayong Utara post authorKiwi 27 Juni 2020 113

Hildi Hamid : Kayong Utara Harus Maju dan Berkembang

Photo of Hildi Hamid : Kayong Utara Harus Maju dan Berkembang Hildi Hamid, Bupati Kayong Utara dua periode

SUKADANA, SP – Hildi Hamid, Bupati Kayong Utara yang menjabat selama Dua Periode, 2008-2015 dan 2005-2018, hadir pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kabupaten Kayong Utara. Dalam kesempatan tersebut, ia pun menyampaikan sejumlah pesan.

Pesan ini disampaikannya, usai mengikuti upacara, yang berlangsung di Istana Rakyat, Rumah Dinas Bupati dan dipimpin oleh Bupati Citra Duani dengan mengikuti protokol kesehatan penerapan new normal Covid-19. Menurut Hildi Kabupaten Kayong Utara, harus semakin maju, berkembang dan masyarakatnya selalu sehat dan sejahtera.

“Selamat HUT ke-13, semoga di usia ke-13 tahun ini, Kayong Utara semakin maju dan berkembang. Saya mengimbau dan meminta, seluruh masyarakat dan ASN Pemkab Kayong Utara, untuk mendukung Bupati dan Wakil Bupati yang sekarang menjabat,” katanya.

Pria yang kini sedang menanti keberangkatannya ke Baku, Azerbaijan, karena telah mendapat tugas sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berwenang Penuh di negeri Kaukasus karena terletak di persimpangan Asia dan Eropa, mengatakan, bahwa Kayong Utara adalah salah satu Kabupaten terunik dan punya potensi besar.

“Bangun lah Kayong Utara dengan hati dan pengabdian yang ikhlas. Seluruh elemen masyarakat, harus bersatu padu, menjadikan Kayong Utara ini sebagai Kabupaten terbaik di Kalbar dan Indonesia. Jangan pernah lelah membangun Kabupaten Kayong Utara,” tuturnya.

Peringatan HUT ke-13 Kabupaten Kayong Utara, diselenggarakan dengan sederhana di Istana Rakyat, Rumah Dinas Bupati, Jumat, (26/7). Peringatan HUT KKU tersebut, diselenggarakan dengan upacara yang menerapkan protokol kesehatan menuju new normal Covid-19, yang dipimpin langsung oleh Bupati Kayong Utara, Citra Duani.

Dikesempatan itu, Bupati Citra Duani menyampaikan sambutan Gubernur Kalbar, Sutarmidji. Di antaranya agar setiap unsur pemerintahan di Kabupaten Kayong Utara dapat bekerjasama dengan baik, serta selalu menjadikan kepentingan masyarakat, bangsa dan negara sebagai prioritas utama dalam mengambil setiap kebijakan.

Selain itu Gubernur juga mengapresiasi tema yang diangkat dalam peringatan HUT KKU yakni "Dengan Semangat hari jadi Kabupaten Kayong Utara bersama melawan Covid-19 menuju Kabupaten Kayong Utara sehat dan sejahtera" yang menyuratkan sebuah motivasi untuk menjadikan momentum peringatan HUT ke-13 KKU.

Selain unsur Forkopimda yang hadir, tampak pula mantan Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid, mantan Pj Bupati Kayong Utara, Sy Yusniarsyah, mantan Wakil Bupati Kayong Utara periode 2013-2018, Idrus serta beberapa anggota DPRD Kabupaten Ketapang. 

Kabupaten Kayong Utara, merupakan salah satu daerah otonom yang dimekarkan dari Kabupaten induk, yaitu Ketapang. Pemekaran tersebut berdasarkan Undang-Undang (UU) Republik Indonesia Nomor 6 tahun 2007

Tentang Pembentukan Kabupaten Kayong Utara di Provinsi Kalimantan Barat. UU ini disahkan di Jakarta pada 2 Januari 2007, oleh Presiden Republik Indonesia kala itu, Susilo Bambang Yudhoyono.

Dan diundangkan di Jakarta pada 2 Januari 2007, oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia ad interim Republik Indonesia, Yusril Ihza Mahendra.

Pemekaran ini dilandasi semangat pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama di Kayong Utara. Oleh karenanya, Kabupaten Ketapang melalui pembentukan daerah,

berdasarkan dan memperhatikan aspirasi yang berkembang dalam masyarakat yang selanjutnya dituangkan secara formal dalam Keputusan DPRD Kabupaten Kabupaten Ketapang Nomor 15 Tahun 2003 tanggal 16 Oktober 2003 tentang Persetujuan DPRD Kabupaten Ketapang terhadap Rencana Pembentukan Kabupaten Kayong Utara.

Lalu ada pula Surat Bupati Ketapang Nomor 100/2204/Tapem tanggal 24 Oktober 2003 perihal Usulan Pemekaran/Pembentukan Kabupaten Kayong Utara; Surat Gubernur Kalimantan Barat Nomor 125.1/3587/Pem.B tanggal 20 Nopember 2003 perihal Pemekaran Kabupaten Ketapang.

Surat Gubernur Kalimantan Barat Nomor 125.1/3914/Pem.B tanggal 19 Desember 2003 perihal Kelengkapan Administrasi Usul Pemekaran Kabupaten Pemekaran Ketapang.

Keputusan DPRD Provinsi Kalimantan Barat Nomor 13 Tahun 2003 tanggal 17 Desember 2003 tentang Persetujuan DPRD Provinsi Kalimantan Barat Terhadap Pemekaran Wilayah Kabupaten Ketapang.

Keputusan DPRD Kabupaten Ketapang Nomor 05 Tahun 2004 tanggal 26 Januari 2004 tentang Penetapan Ibu Kota Calon Kabupaten Kayong Utara dan Keputusan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 60 Tahun 2005 tanggal 8 Maret 2005 tentang Pemberian Dukungan Dana Operasional Bagi Penyelenggaraan Pemerintahan di Kabupaten Kayong Utara.

Kabupaten Ketapang mempunyai luas wilayah ±35.809 km², Kabupaten Ketapang dimekarkan menjadi dua Kabupaten, yang terdiri dari Kabupaten Ketapang sebagai kabupaten induk dan Kabupaten Kayong Utara sebagai kabupaten pemekaran.

Kabupaten Kayong Utara mempunyai luas wilayah ±4.568,26km±, terdiri dari Kecamatan Sukadana, Kecamatan Simpang Hilir, Kecamatan Teluk Batang, Kecamatan Pulau Maya Karimata dan Kecamatan Seponti, dengan jumlah penduduk pada 2004 sekitar 85.805 jiwa.

Dengan terbentuknya Kabupaten Kayong Utara sebagai daerah otonom, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Pemerintah Kabupaten Ketapang, berkewajiban membina dan memfasilitasi terbentuknya kelembagaan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, perangkat daerah yang efisien dan efektif sesuai kebutuhan, pengaturan dan penyelesaian aset daerah dilakukan dengan pendekatan musyawarah dan mufakat untuk kepentingan kesejahteraan rakyat kabupaten induk dan kabupaten yang baru dibentuk.

Aset daerah berupa BUMD dan aset lainnya yang pelayanannya mencakup lebih dari satu kabupaten, dapat dilakukan dengan kerjasama antardaerah.

Dalam rangka pemberdayaan peran serta masyarakat dan swasta, dan untuk efisiensi, pemerintah daerah dapat melakukan kerja sama dengan pihak ketiga dalam hal penyediaan fasilitas pelayanan umum dengan memperhatikan efisiensi, transparansi, kesetaraan dan akuntabilitas. (rif/cil)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda